Tautan-tautan Akses

Debat Sengit Capres Perancis Jelang Pemilu 2012


Kandidat Capres Perancis Francois Hollande (kiri) dan Presiden Nicolas Sarkozy (kanan) bersama wartawan David Pujadas (dua dari kanan) dan Laurence Ferrari (dua dari kiri) dalam acara debat Capres Perancis di televisi France2 (2/5).

Kandidat Capres Perancis Francois Hollande (kiri) dan Presiden Nicolas Sarkozy (kanan) bersama wartawan David Pujadas (dua dari kanan) dan Laurence Ferrari (dua dari kiri) dalam acara debat Capres Perancis di televisi France2 (2/5).

Presiden Perancis Nicolas Sarkozy dan saingannya dari partai Sosialis Hollande berdebat dengan sengit menjelang pemilu babak kedua hari Minggu.

Dalam perdebatan yang disiarkan televisi hari Rabu, Sarkozy dan Hollande saling menuduh berbohong dalam perdebatan mengenai kebijakan ekonomi. Dalam kampanyenya, Hollande menyalahkan Sarkozy atas angka pengangguran hampir 10 persen di Perancis dan menghendaki perubahan besar-besaran untuk memperbaiki keuangan negara.

Perdebatan yang seru itu terjadi sehari setelah pemimpin kanan ekstrim Marie Le Pen, yang meraih kedudukan ke-3 dalam pemilihan babak pertama bulan lalu, mengatakan dia tidak akan mendukung calon presiden yang manapun dalam pemilihan presiden babak kedua. Dalam pidatonya, Le Pen mengatakan dia tidak akan mencoblos kertas suara sebagai protes dan mengatakan terserah kepada para pendukungnya untuk membuat keputusan sendiri.

Hollande muncul sebagai calon terkuat dalam pemilihan babak pertama dan unggul atas Sarkozy dalam angket pendapat umum. Sarkozy, yang telah memegang jabatan Presiden selama lima tahun, telah menghadapi kecaman atas langkah penghematan yang sangat ketat yang bertujuan untuk mengurangi hutang Perancis.

Hollande adalah politisi kawakan yang memimpin Partai Sosialis selama beberapa tahun, tetapi ia belum pernah memegang jabatan tinggi pemerintahan.
XS
SM
MD
LG