Tautan-tautan Akses

DEA dan Kepolisian Thailand Kejar Penjahat Narkoba Asia Tenggara

  • Wita Sholhead

Poster yang memuat foto penjahat-penjahat Asia Tenggara yang paling dicari atas kejahatan narkoba

Poster yang memuat foto penjahat-penjahat Asia Tenggara yang paling dicari atas kejahatan narkoba

Badan Pengendalian Narkoba Amerika (DEA) dan Kepolisian Thailand mencari bantuan untuk mengejar dan menangkap beberapa penjahat Asia Tenggara yang paling dicari.

Kehidupan malam di Thailand telah lama diasosiasikan dengan kegiatan-kegiatan gelap. Dalam keremangan lampu neon bar-bar di Bangkok, para penari yang hampir tidak berpakaian dan PSK secara terbuka memperdagangkan diri.

Para wisatawan dan pekerja asing menenggak minuman keras dengan tenang, tidak terganggu oleh wajah-wajah di sekeliling mereka. Beberapa di antara mereka adalah pedagang narkoba dan pembunuh yang paling dicari.

Tetapi buronan-buronan itu tidak duduk di bar tersebut. Foto-foto mereka dipasang di tempat-tempat meletakkan botol bir, tatakan gelas, dan kotak-kotak korek api yang banyak digunakan oleh tamu-tamu bar.

Badan Pengendalian Narkoba Amerika (DEA) dan pihak berwenang Thailand mengatakan mungkin penjahat-penjahat yang paling dicari itu bersembunyi dalam komunitas-komunitas di tempat-tempat seperti itu.

Untuk mengejar dan menangkap penjahat-penjahat itu, mereka menggunakan cara terbaru: memasang foto penjahat-penjahat yang paling dicari itu pada berbagai perlengkapan bar, dan meminta dukungan dari pemilik bar seperti Samang Edwards.

Samang memegang pena yang dibagikan oleh pihak berwenang, membuka penutup kecil, dan mengeluarkan poster penjahat yang paling dicari.

Ia mengatakan, "Saya ingin membantu menangkap penjahat-penjahat ini. Saya tidak suka cara-cara menjual narkoba atau apa saja yang terkait dengan itu. Narkoba sangat berbahaya bagi manusia.”

Samang mengatakan foto penjahat-penjahat yang paling dicari tidak mengganggu tamu-tamu barnya, yang nampaknya menyukai hal-hal yang baru itu.

Beberapa tamu bar yang agak mabuk bahkan menyatakan pernah melihat beberapa penjahat yang dicari itu.

Tetapi seorang pegawai asing dari Denmark, Nicolai Kehlet, mengatakan foto penjahat di tempat meletakkan botol bir agar tetap dingin, nampaknya foto lama.

Ia mengatakan, "Saya tidak tahu pasti. Maksud saya, upaya apapun yang dilakukan untuk menangkap orang-orang ini akan memberi dampak. Menurut saya, sulit untuk benar-benar mengenali foto-foto itu. Jika kita melihat ke sekeliling kita bisa lihat beragam wajah. Menurut saya, wajah mereka mungkin sudah agak berubah. “

Pada urutan teratas daftar orang yang paling dicari DEA adalah Wei Hsueh Kang, gembong tertinggi United Wa State Army, kelompok pemberontak yang terkait dengan penjualan narkoba yang menguasai wilayah besar Birma timur laut.

Thomas Pasquarello, Direktur DEA untuk Asia Timur, mengatakan pihak berwenang Amerika telah memburu Wei sejak dasawarsa1990-an dan menawarkan hadiah dua juta dolar bagi informasi untuk menangkapnya.

Walaupun Thailand merupakan fokus perhatian utama dalam upaya penangkapan itu, delapan negara Asia lainnya juga berpatisipasi dalam program itu.

XS
SM
MD
LG