Tautan-tautan Akses

AS

Data Pribadi Ibu Negara AS Bocor di Internet


Ibu negara AS Michele Obama bersama mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton. Data pribadi keduanya muncul di sebuah laman peretas. (Foto: Dok)

Ibu negara AS Michele Obama bersama mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton. Data pribadi keduanya muncul di sebuah laman peretas. (Foto: Dok)

Setelah sejumlah selebriti dan pejabat negara AS, kini giliran ibu negara Michelle Obama yang data pribadinya bocor di Internet.

Presiden Amerika Barack Obama mengatakan pada Selasa (12/3) bahwa pihak berwenang di AS sedang menyelidiki apakah para peretas menemukan dan membocorkan informasi keuangan milik ibu negara dan sejumlah selebriti seperti
Beyonce dan Jay-Z.

"Kita seharusnya tidak terkejut jika ada peretas yang ingin menggali dan memiliki banyak sumber daya, dan mereka dapat mengakses informasi ini,” ujarnya pada acara ABC News.

“Saya tidak tahu seberapa akurat (informasinya). Namun ada laman-laman yang memperlihatkan informasi kartu kredit orang-orang. Itu menunjukkan betapa canggihnya mereka.”

FBI dan lembaga-lembaga AS lainnya mengatakan mereka sedang menginvestigasi sebuah situs yang mengunggah informasi keuangan dan personal mengenai Michelle Obama, Wakil Presiden Joe Biden, pejabat pemerintah dan selebritis.

Beberapa informasi didapat melalui laman untuk laporan kredit konsumen, menurut lembaga pengawasan kredit Equifax Inc, yang mengatakan sedang melakukan investigasi internal.

Tidak jelas sejauh mana data-data, yang pertama kali muncul di laman www.exposed.su pada Senin (11/3), itu akurat dan siapa yang mengunggahnya.
Situs tersebut mencantumkan nomor Jaminan Sosial, nomor telepon, alamat dan laporan kredit 18 orang terpandang di Amerika. Beberapa nomor telepon tampak tidak akurat.

Laman itu, dengan halaman pertama memperlihatkan perempuan misterius yang memakai riasan mata dengan satu jari di atas bibirnya, masih dapat diakses pada Selasa meskipun beberapa tautan terkait terhadap individu-individu tersebut tidak dapat dibuka.

Yang termasuk dalam daftar di situs tersebut adalah Direktur FBI Robert Mueller, Jaksa Agung Eric Holder, mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton, Kepala Polisi Los Angeles Charlie Beck, aktor Ashton Kutcher dan Arnold Schwarzenegger, serta taipan properti Donald Trump. (AP/Reuters)
XS
SM
MD
LG