Tautan-tautan Akses

Dalam 24 Jam, 66 Tewas Disambar Petir di India Utara


Kelitan petir terlihat menerangi langit di atas wilayah Guwahati, India, saat terjadinya badai tanggal 18 April 2016 yang lalu (Foto: dok). Dalam 24 jam, 66 orang dilaporkan tewas tersambar petir di wilayah Bihar, India Utara, hari Selasa dan Rabu, 21 dan 22 Juni 2016.

Kelitan petir terlihat menerangi langit di atas wilayah Guwahati, India, saat terjadinya badai tanggal 18 April 2016 yang lalu (Foto: dok). Dalam 24 jam, 66 orang dilaporkan tewas tersambar petir di wilayah Bihar, India Utara, hari Selasa dan Rabu, 21 dan 22 Juni 2016.

Empat puluh enam orang tewas di negara bagian Bihar, India Utara, di mana 22 lainnya juga terluka. Dua puluh lainnya tewas di negara bagian tetangganya, Uttar Pradesh.

Paling sedikit, 66 orang tewas akibat tersambar petir di India dalam periode waktu 24 jam dari Selasa hingga Rabu.

Empat puluh enam orang tewas di negara bagian Bihar, India Utara, di mana 22 lainnya juga terluka. Dua puluh lainnya tewas di negara bagian tetangganya, Uttar Pradesh.

Pejabat tinggi urusan bencana di Bihar, Viyas Ji, mengatakan, negara bagian itu akan menyediakan dana 5.900 dolar bagi keluarga-keluarga dari korban yang tewas dalam badai itu.

Pihak berwenang mengatakan jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat seiring masuknya laporan-laporan dari kawasan-kawasan pedesaan.

Petani di India paling sering menjadi korban sambaran petir, yang biasanya hadir mengiringi musim hujan.

India menerima 80 persen curah hujan tahunannya pada musim hujan, yang biasanya berlangsung antara Juni dan September. [ab/as]

XS
SM
MD
LG