Tautan-tautan Akses

Dakwaan atas Tersangka Pemboman Boston Ditangguhkan


Tersangka Dzhokar Tsarnaev saat ditangkap hidup-hidup di kota Watertown, Massachusetts, hari Jumat malam (19/4).

Tersangka Dzhokar Tsarnaev saat ditangkap hidup-hidup di kota Watertown, Massachusetts, hari Jumat malam (19/4).

Pihak berwenang Amerika sedang mempersiapkan tuntutan pidana terhadap tersangka pemboman Maraton Boston dan mungkin mengajukannya hari Senin (22/4) ini.

Dakwaan pasti yang diajukan terhadap Dzhokhar Tsarnaev masih belum jelas. Beberapa analis hukum Amerika mengatakan dia bisa menghadapi tuduhan terorisme federal atas tiga korban yang tewas dalam ledakan kembar di dekat garis finish lomba lari marathon pekan lalu, serta tuduhan pembunuhan yang diajukan pejabat Massachusetts dalam penembakan yang menewaskan seorang polisi universitas pada jam-jam penuh kekerasan sebelum dia ditangkap Jumat malam.

Sementara itu, Dzhokhar Tsarnaev (19 tahun) masih dirawat dengan penjagaan, sering tidak sadar dan tidak dapat berbicara dengan penyelidik. Dia menderita luka tembak di tenggorokan, meskipun tidak jelas apakah itu berasal dari tembak-menembak dengan polisi atau upayanya untuk melakukan bunuh diri. Namun, Tsarnaev telah menjawab beberapa pertanyaan secara tertulis.

Setelah Boston ditutup pada hari Jumat selama perburuan Tsarnaev, kota itu kembali normal Senin. Para pekerja memenuhi jalan-jalan utama menuju kota itu, anak-anak berjalan ke sekolah dan bisnis membuka pintu mereka pada hari pertama minggu kerja.

Warga kota Boston rencananya akan mengheningkan cipta pada pukul 2.50 sore waktu setempat untuk menandai tepat seminggu sejak ledakan maut itu. Lonceng akan dibunyikan di seluruh Boston dan berbagai kawasan di Massachusetts.

Acara pemakaman pribadi sudah ditetapkan untuk salah seorang korban, seorang manajer restoran, demikian juga ibadah mengenang mahasiswa pascasarjana yang tewas dalam ledakan itu.
XS
SM
MD
LG