Tautan-tautan Akses

AS

Cutout Raksasa Paus Fransiskus Bermunculan di AS


Seorang turis melewati cutout Paus Fransiskus di Making History, sebuah toko suvenir Philadelphia di Philadelphia, 10 Agustus 2015. Cutout serupa bermunculan di beberapa tempat di wilayah tersebut sebulan sebelum kunjungan Paus.

Seorang turis melewati cutout Paus Fransiskus di Making History, sebuah toko suvenir Philadelphia di Philadelphia, 10 Agustus 2015. Cutout serupa bermunculan di beberapa tempat di wilayah tersebut sebulan sebelum kunjungan Paus.

Paus Fransiskus baru akan berkunjung ke AS pada bulan September, tapi ia sudah tampak di tempat permainan Phillies di Philadelphia dan di Battleship New Jersey.

Cutout atau potongan karton bergambar Paus bermunculan di wilayah Philadelphia, menimbulkan antusiasme seputar kunjungannya.

Kathy McDade berpose dengan Paus Fransiskus bohong-bohongan itu dekat Independence Hall supaya ia bisa menyombongkan dirinya pernah bertemu dengan tokoh terkenal tersebut.

"Saya ambil foto dan terpikir untuk memasangnya di Facebook, dan menunjukkan ke orang-orang kalau saya bertemu dengan Paus," kata McDade sambil tertawa.

Kunjungan ke AS pada bulan September

Paus Fransiskus berencana mengunjungi Philadelphia pada 26-27 September untuk Pertemuan Keluarga Dunia, sebuah konferensi Katolik yang dirancang untuk menyatukan keluarga agar lebih dekat.

Nancy Caramanico, seorang manajer konten digital konferensi Pertemuan Keluarga Dunia, mengatakan cutout yang disebarkan di beberapa lokasi tersebut terbukti populer di kalangan umat Katolik ataupun non-Katolik.

"Paus Fransiskus digambarkan sebagai Paus semua orang. Jadi kami meletakkannya di berbagai tempat supaya banyak orang bisa melihatnya," kata Caramanico. "Orang-orang senang melihatnya dan menanti kunjungannya ke Philadelphia."

Staf mendorong orang-orang untuk memasang foto-foto mereka di media sosial menggunakan tagar #PopeinPhilly atau #WMF2015.

Jennifer D'Angelo, yang berpose dengan potongan gambar Paus tersebut di kantin The Bourse dekat Independence Hall, akan sekolah di Pittsburgh ketika Paus berkunjung.

"Sepertinya ia mencoba menyatukan Gereja Katolik," kata D'Angelo, 19. "Saya pikir kerjanya bagus. Saya hanya sedikit sedih karena tidak ada di kota ini ketika ia datang."

'Senyuman dan lambaian'

Di Wilmington, Delaware, teman-teman Paul Tanner dan Christa Scalies memasang cutout Paus Fransiskus yang tersenyum dan melambaikan tangannya di depan Sacred Heart Oratory.

"Kami mendapatkan banyak senyuman dan lambaian," kata Tanner, yang mengajar agama di sekolah Katolik setempat. "Beberapa orang tidak menghiraukan kami sama sekali, dan yang lainnya tertarik dengan cutout ini, dan mereka datang untuk menyentuhnya."

Scalies mengatakan ia berharap cutout tersebut menyebarkan pesan yang disetujui oleh Paus.

"Intinya, mari kita semua bersikap lebih baik pada semua orang," katanya. "Kita hidup di satu dunia."

XS
SM
MD
LG