Tautan-tautan Akses

AS

Cucu Tertua Franklin D. Roosevelt Meninggal Pada Usia 86


Dari kiri ke kanan: Jevgeni Dzjoegasjvili, Curtis Roosevelt dan Winston Churchill, cucu-cucu para pemimpin Perang Dunia II Stalin, Roosevelt dan Churchill bertemu di Maastricht, Belanda, 2005, untuk memperingati perjanjian Yalta.

Dari kiri ke kanan: Jevgeni Dzjoegasjvili, Curtis Roosevelt dan Winston Churchill, cucu-cucu para pemimpin Perang Dunia II Stalin, Roosevelt dan Churchill bertemu di Maastricht, Belanda, 2005, untuk memperingati perjanjian Yalta.

Curtis Roosevelt, mantan pejabat PBB, adalah putera Anna Roosevelt Halstead, satu-satunya putri Franklin dan Eleanor Roosevelt.

Curtis Roosevelt, cucu tertua mantan AS Presiden Franklin D. Roosevelt meninggal dunia pada usia 86 tahun.

Curtis meninggal Senin (26/9) di rumahnya di Saint-Bonnet-du-Gard, Perancis, tampaknya akibat serangan jantung, menurut Michelle Slung , eksekutor sastranya, kepada surat kabar Washington Post Kamis.

Perpustakaan dan Museum Franklin D. Roosevelt juga membuat pengumuman singkat hari Kamis tentang meninggalnya Curtis.

"Perpustakaan FDR dan Museum berkabung atas meninggalnya Curtis Roosevelt," kata Direktur Paul Sparrow, menurut Washington Post. "Dia adalah seorang penulis yang baik, pendidik dan pendukung kuat perpustakaan. Sebagai cucu tertua Franklin dan Eleanor Roosevelt, ia memberikan perspektif yang unik pada kehidupan mereka yang luar biasa."

Curtis Roosevelt, mantan pejabat PBB, adalah putera Anna Roosevelt Halstead, satu-satunya putri Franklin dan Eleanor Roosevelt.

Buku memoirnya tahun 2008 “Too Close to The Sun” mencatat masa kecilnya dibesarkan dua tokoh politik besar Amerika itu, dan ia pernah tinggal di Gedung Putih dengan ibu dan adiknya dalam masa jabatan pertama presiden Franklin Roosevelt.

Franklin Roosevelt memimpin Amerika dari tahun 1933 sampai 1945, ketika ia meninggal dalam masa jabatannya yang keempat. [sp/isa]

XS
SM
MD
LG