Tautan-tautan Akses

Cruz dan Rubio Ungguli Carson dalam Jajak Pendapat


Bakal calon presiden dari Partai Republik, John Kasich, Jeb Bush, Marco Rubio, Donald Trump, Ben Carson, Ted Cruz, Carly Fiorina dan Rand Paul sebelum debat di Milwaukee Theatre, 10 November 2015, di Milwaukee.

Bakal calon presiden dari Partai Republik, John Kasich, Jeb Bush, Marco Rubio, Donald Trump, Ben Carson, Ted Cruz, Carly Fiorina dan Rand Paul sebelum debat di Milwaukee Theatre, 10 November 2015, di Milwaukee.

Satu minggu sebelum debat berikutnya di antara para kandidat presiden dari Partai Republik, dan kurang dari dua bulan sebelum pemilih menjatuhkan pilihan mereka dalam pemilu pendahuluan Partai Republik, jajak pendapat menunjukkan beberapa gerakan dramatis. Dua kandidat melejit dengan cepat, satu kandidat terjerembab secara drastis, dan Donald Trump masih jauh memimpin di depan para pesaingnya.

Angka rata-rata hasil jajak pendapat terbaru berdasarkan penghitungan Real Clear Politics, lembaga berita politik dan pengumpul hasil berbagai jajak pendapat, menunjukkan 29 persen responden mendukung Donald Trump menjadi calon Partai Republik, tetapi persaingan untuk mengejarnya menunjukkan para kandidat memisahkan diri ke dalam kelompok-kelompok yang jelas berbeda.

Para kandidat yang memperoleh kenaikan hasil dalam jajak pendapat termasuk Senator dari Texas Ted Cruz dan Senator dari Florida Marco Rubio, yang berhasil menggalang kenaikan dukungan setelah debat pada bulan November lalu, masing-masing kini naik ke posisi kedua dan ketiga. Cruz berada pada angka 15,5 persen dalam rata-rata jajak pendapat dan Rubio berada di belakangnya pada angka 14,8 persen.

Melejitnya kedua kandidat itu terjadi bersamaan dengan penurunan tajam dukungan kepada ahli bedah saraf Ben Carson, yang sempat menempati posisi teratas sebelum debat terakhir itu, tetapi kemudian mengalami kemerosotan dukungan hampir 50 persen ke posisi keempat, pada angka kurang dari 14 persen.

Ben Carson belum pernah menempati posisi serendah itu dalam jajak pendapat sejak awal September, ketika arena persaingan dipenuhi oleh para kandidat yang berusaha keluar sebagai penantang kandidat terdepan, Donald Trump.

Tapi banyak yang telah berubah sejak itu. Dukungan bagi mantan Gubernur Florida Jeb Bush sebesar 10 persen telah menguap menjadi kurang dari 4 persen. Ini berarti bahwa Jeb Bush kini bergabung dengan sekelompok kandidat yang memperoleh dukungan kurang dari 10 persen yang hampir tidak akan memenuhi syarat untuk mengikuti debat 15 Desember, jika dukungan itu hanya dilihat dari jajak pendapat secara nasional.

Jaringan televisi CNN, yang akan menjadi penyelenggara debat itu, mengatakan hanya mereka yang mendapatkan dukungan minimal 3,5 persen secara nasional, atau 4 persen di negara bagian Iowa atau New Hampshire, boleh berpartisipasi. Jajak pendapat negara bagian, terutama di New Hampshire, merupakan kabar baik bagi Gubernur Ohio John Kasich, Gubernur New Jersey Chris Christie, pengusaha Carly Fiorina dan Senator dari Kentucky Rand Paul, yang semuanya memperoleh dukungan rata-rata nasional di bawah 3,5 persen.

Siapa pun yang muncul sebagai calon Partai Republik kemungkinan besar akan berhadapan dengan mantan Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton jika hasil jajak pendapat secara nasional tetap bertahan seperti sekarang. Hillary meraup lebih dari 56 persen dukungan, yang berarti 25 persen di atas Senator dari Vermont, Bernie Sanders.

Ketika ditanya mengenai preferensi mereka untuk persaingan antar partai, responden dalam survei bulan ini memilih Hillary Clinton daripada Donald Trump atau Ted Cruz. Persaingan antara Hillary Clinton dan Marco Rubio lebih ketat di mana masing-masing kandidat memperoleh kemenangan tipis dalam beberapa jajak pendapat nasional.

Kedua partai secara resmi akan memutuskan nominasi dalam konvensi pada bulan Juli 2016 dan pemilu akan berlangsung pada bulan November 2016. [lt/uh]

XS
SM
MD
LG