Tautan-tautan Akses

Crumpton, Maryland: Tempat Lelang Paling Terkenal di Pantai Timur AS

  • Mary Saner

Max Bovis (kiri), John Raccuglia (tengah) dan Brooke Logan melihat-lihat barang-barang di acara Lelang di Crumpton, Maryland.

Max Bovis (kiri), John Raccuglia (tengah) dan Brooke Logan melihat-lihat barang-barang di acara Lelang di Crumpton, Maryland.

Bisa berburu barang murah dan siapa tahu bisa menemukan barang-barang bernilai tinggi, mendorong ratusan orang mendatangi Crumpton, sebuah kota kecil di negara bagian Maryland setiap minggu.

Setiap Rabu, ratusan orang memadati sebuah gudang besar di Crumpton, Maryland. Berjalan melewati deretan meja-meja panjang, mereka bisa menemukan beragam barang mulai dari topi laki-laki sampai tangkai pancingan , dari vas bunga sampai lemari untuk sudut ruangan.

Dylan Dixon, 24 tahun, mengawasi transaksi penjualan dan pembelian, memastikan semua berjalan lancar pada acara Lelang di Crumpton. Ia generasi ketiga dalam keluarganya yang bekerja di sini.

“Saya berhasil menjual lukisan-lukisan yang tergeletak di dekat tumpukan panci dan penggorengan. Tidak seorang pun tahu nilainya. Lukisan-lukisan itu terjual antara 10.000 sampai 12.000 dolar,” ujar Dixon.

Karena secara geografis Crumpton berada tepat di tengah wilayah Pantai Timur, pembeli dari wilayah New England yang terletak di Pantai Timur utara maupun dari negarabagian-negarabagian yang terletak di selatan tidak kesulitan mendatangi acara lelang di kota itu.

Kebanyakan barang yang dilelang, yang jumlahnya mencapai antara 3.000 sampai 4.000, berasal dari rumah-rumah yang penghuninya pindah atau yang penghuninya meninggal.

Meskipun kondisinya baik, kualitas barang-barang yang dilelang itu tidak sehebat seperti barang-barang yang dilelang di Sotheby’s dan Christie’s. Tetapi hal itu sama sekali bukan masalah bagi para pelanggan Dixon.

John Raccuglia, warga Baltimore, mengatakan, “Saya membeli patung Madonna seharga 325 dolar dan beberapa pasang perhiasan.”

Ia kerap datang ke lelang itu, meski harus berkendaraan 1,5 jam lamanya ke sana.

Pengunjung yang datang ke lelang itu adalah para pedagang dan kolektor barang antik, perancang seni rias rumah, pemilik penginapan dan orang-orang yang hanya sekedar ingin tahu. Pedagang barang antik Brooke Logan dari Maryland melihat-lihat koleksi lampu dan vas bunga yang memenuhi sebuah meja.

Ia mengatakan, “Saya mencari barang dengan harga yang cocok. Saya sudah membeli sebuah lukisan dan saya puas sekali. Saya banyak membeli barang seni di sini. Saya juga membeli banyak lampu dan keramik.”

Dalam setiap acara lelang biasanya ada tiga juru lelang yang bekerja, tetapi itu tergantung dari jumlah pengunjung dan jumlah barang yang dilelang. Jika udara cerah, lelang diadakan di tempat terbuka di atas lahan seluas empat hektar.

Melinda Lippincott, yang tinggal dekat tempat itu dan melengkapi rumah barunya dengan beberapa barang dari Dixon’s mengatakan lelang itu punya daya tarik tersendiri.

“Ketika berada di sini rasanya seperti kembali ke zaman dulu. Perasaan yang nyaman,” ujarnya.

Tahun ini Lelang di Crumpton berusia 50 tahun.

XS
SM
MD
LG