Tautan-tautan Akses

Clinton Kecam Penembakan Polisi di Baton Rouge

  • Associated Press

Hillary Clinton berbicara pada konvensi tahunan NAACP, Asosiasi Nasional bagi Warga Kulit Hitam di Cincinnati, Ohio, hari Senin (18/7).

Hillary Clinton berbicara pada konvensi tahunan NAACP, Asosiasi Nasional bagi Warga Kulit Hitam di Cincinnati, Ohio, hari Senin (18/7).

Hillary Clinton hari Senin (18/7) menyerukan diakhirinya “kegilaan” setelah kematian tiga polisi di Baton Rouge, Lousiana, mengecam serangkaian penembakan yang melibatkan polisi baru-baru ini dan berjanji akan mengadili mereka yang membunuhi polisi.

Hillary Clinton mengatakan kepada para aktivis HAM pada konvensi tahunan NAACP, Asosiasi Nasional bagi Warga Kulit Hitam hari Senin (18/7) bahwa “polisi mewakili supremasi hukum, apabila mereka diserang, maka kita semua diserang.”

Kandidat presiden dari partai Demokrat itu mengecam pembunuhan tiga polisi di negara bagian Lousiana, insiden terbaru dari serangkaian penembakan yang melibatkan laki-laki kulit hitam di Lousiana, Minnesota dan polisi di Dallas. Dia mengatakan siapapun yang membunuh polisi atau membantu pembunuhan itu harus bertanggungjawab.

Clinton mengatakan, “Kita memiliki pekerjaan rumah yang sulit namun penting untuk memperbaiki hubungan antara polisi dan masyarakat.”

Seorang mantan anggota Marinir menyerang polisi di Baton Rouge hari Minggu, membunuh tiga polisi dalam serangan itu. Tiga petugas lainnya terluka, dan seorang lainnya kritis. Penembakan itu, insiden mematikan keempat dalam dua pekan terakhir yang melibatkan polisi, menambah ketegangan antara warga kulit hitam dan polisi di seluruh AS.

Kekerasan baru-baru ini telah merenggut nyawa delapan polisi, termasuk di Baton Rouge, dan dua warga sipil, dan telah memicu debat nasional mengenai ras dan tugas-tugas kepolisian.

Clinton mengakui bahwa kekerasan juga didorong oleh kesenjangan sosial ekonomi yang melanda masyarakat kulit hitam.

Dia mengatakan," Kenyataan pahit lain dalam isu kompleks ini adalah banyak warga Afrika-Amerika takut pada polisi.”

Clinton telah mengusulkan serangkaian upaya untuk mereformasi sistem pengadilan, termasuk mengembangkan garis besar nasional mengenai penggunaan kekuatan oleh polisi, investasi baru terhadap pelatihan bias, perundang-undangan untuk mengakhiri pengawasan ras dan mendanai pemasangan kamera pada tubuh polisi yang bertugas.

Clinton juga mendorong dipangkasnya hukuman penjara minimal wajib, terutama bagi pelaku pelanggaran narkoba, dan memberikan dukungan lebih baik untuk membantu mantan narapidana mendapat pekerjaan setelah keluar dari penjara. Pemilih kulit hitam merupakan satu faktor penting yang membantu Barack Obama memenangkan dua pemilihan presiden. [vm/ii]

XS
SM
MD
LG