Tautan-tautan Akses

Clinton Desak Rwanda Hentikan Bantuan bagi Pemberontak DRC


Para anggota pemberontak M23 di kota Bunagana, Republik Demokratik Congo atau DRC dekat perbatasan Uganda (foto: dok).

Para anggota pemberontak M23 di kota Bunagana, Republik Demokratik Congo atau DRC dekat perbatasan Uganda (foto: dok).

PBB sebelumnya menuduh pemerintah Rwanda secara aktif mendukung pemberontak M23 yang merampas tanah di bagian timur Republik Demokratik Congo atau DRC.

Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton mendesak Rwanda dan negara-negara lain di kawasan itu untuk menghentikan bantuan kepada kelompok pemberontak yang merampas tanah di bagian timur Republik Demokratik Congo atau DRC.

Clinton mengatakan kelompok pemberontak M23 merupakan sebuah ancaman serius bagi kestabilan dan keamanan kawasan itu.

Kelompok tentara pemberontak itu melancarkan pemberontakan ganas bulan April dan sejak itu telah mengalahkan angkatan bersenjata Congo di beberapa kawasan itu.

PBB sebelumnya menuduh pemerintah Rwanda secara aktif mendukung M23 yang anggotanya adalah etnis Tutsis. Pemerintah Rwanda menyangkal tuduhan itu.

Pada sebuah konferensi pers di Pretoria, Afrika Selatan hari Selasa, Clinton menyatakan dukungan bagi pembicaraan mengenai M23 yang berlangsung di Kampala, Uganda. Pembicaraan itu mencakup pejabat-pejabat tingkat tinggi dari Uganda, Rwanda dan DRC.

Bulan lalu Amerika menghentikan sebagian bantuan militer bagi Rwanda karena khawatir Kigali mendukung M23.
XS
SM
MD
LG