Tautan-tautan Akses

AS

Clinton akan Lanjutkan Kampanye Presiden Setelah Serangan Pneumonia


Hillary Clinton dalam kampanye di Universitas Johnson C. Smith, Charlotte, North Carolina, 8 September 2016. (AP Photo/Andrew Harnik, File)

Hillary Clinton dalam kampanye di Universitas Johnson C. Smith, Charlotte, North Carolina, 8 September 2016. (AP Photo/Andrew Harnik, File)

Hillary Clinton berencana akan kembali berkampanye pada hari Kamis (15/9) setelah istirahat menyusul insiden serangan pneumonia ringan pada saat menghadiri upacara peringatan tragedi 11 September di kota New York, hari Minggu, lalu.

Melalui sebuah pernyataan, kubu kampanyenya mengatakan, Clinton akan berada di Greensboro, North Carolina, Kamis (15/9), untuk membahas visinya bahwa Amerika bisa lebih kokoh bila bersatu.

Sementara Clinton melanjutkan usaha pemulihannya, ia mendapat dukungan meyakinkan dari tokoh Demokrat nomor satu Amerika dan mantan bos-nya, Presiden Barack Obama.

"Saya benar-benar akan memilih Hillary Clinton," kata Obama kepada para pendukungnya yang bersorak-sorai di Philadelphia, Selasa (13/9). “Saya telah menyaksikan betapa pandai, berpengetahuan, dan kokohnya Hillary. Saya menyaksikannya Hillary di barisan terdepan selama empat tahun. ”

Obama mengolok-olok kandidat Partai Republik Donald Trump dengan mengatakan Trump tidak pantas mewakili AS di luar negeri dan menjadi presiden AS.

Obama juga mengecilkan pujian Trump terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin yang menurut Trump seorang pemimpin yang kuat. Obama mempertanyakan bagaimana Putin bisa dianggap pemimpin yang kuat bila ia menginvasi negara-negara lebih kecil, memenjarakan saingan-saingannya, mengontrol pers dan menyeret ekonomi Rusia ke dalam resesi panjang. Trump menyerang balik Obama di Twitter dengan mengatakan, presiden Obama membiarkan Rusia menginvasi Krimea. [ab/as]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG