Tautan-tautan Akses

AS

CIA Selidiki Tuduhan Memata-matai Staf Senat AS


Direktur Badan Intelijen Nasional AS James Clapper (kanan) mendengarkan keterangan dari Direktur CIA John Brennan (kiri) saat menyampaikan penjelasan di hadapan Komite Intelijen DPR Amerika di Washington (4/3).

Direktur Badan Intelijen Nasional AS James Clapper (kanan) mendengarkan keterangan dari Direktur CIA John Brennan (kiri) saat menyampaikan penjelasan di hadapan Komite Intelijen DPR Amerika di Washington (4/3).

Badan Intelijen Pusat Amerika (CIA) telah melakukan penyelidikan internal atas tuduhan bahwa para stafnya secara tidak pantas telah memonitor staf Kongres yang ditugaskan untuk menyelidiki program interogasi badan itu.

Senator Demokrat Diane Feinstein mengungkapkan kepada wartawan Rabu (5/3), mengenai investigasi yang dilakukan inspektur jenderal CIA itu, mengukuhkan laporan-laporan sebelumnya yang dirilis surat kabar The New York Times dan surat kabar McClatchy.

Feinstein adalah ketua Komisi Intelijen Senat, yang melangsungkan investigasi empat tahun terhadap program interogasi dan pusat penahanan teroris CIA yang kini tidak berfungsi, yang dimulai sejak masa pemerintahan mantan Presiden George W. Bush.

Berdasarkan kesepakatan antara komisi dan badan intelijen tersebut, CIA menyediakan komputer-komputer untuk para anggota staf komisi itu sehingga mereka dapat mengevaluasi jutaan halaman dokumen rahasia.

Para staf CIA diduga melakukan penyelidikan ilegal terhadap komputer-komputer itu untuk memonitor aktivitas para staf Gedung Putih, yang menurut para legislator melanggar kesepakatan.

Direktur CIA John Brennan mengeluarkan pernyataan Rabu malam (5/3) yang mengatakan sangat kecewa atas tuduhan tidak benar yang diajukan para legislator.

Baik The New York Times maupun McClatchy mengatakan inspektur jenderal CIA, yang kini menangani penyelidikan internal, telah merujukkan masalah ini ke Departemen Kehakiman.
XS
SM
MD
LG