Tautan-tautan Akses

Bahas Kemitraan Strategis, China Undang Menlu Kamboja


Menlu Kamboja Hor Namhong (depan) akan membahas kemitraan strategis dalam kunjungan di China (foto: dok).

Menlu Kamboja Hor Namhong (depan) akan membahas kemitraan strategis dalam kunjungan di China (foto: dok).

China berusaha memanfaatkan Kamboja untuk memecah negara-negara ASEAN yang mempunyai klaim yang sama atas Laut Cina Selatan.

Hanya seminggu setelah lawatan Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry, Menteri Luar Negeri Kamboja Hor Namhong telah terbang ke China.

Hor Namhong akan bertemu dengan pejabat senior China, termasuk penasihat negara Yang Jie-chi dan Perdana Menteri Li Ke-qiang, guna membahas sebuah kemitraan strategis dalam pembicaraan resmi dari 3 sampai 5 Februari.

Ou Virak, kepala dari lembaga peng-kajian Future Forum, mengatakan, lawatan ke China ini dimaksudkan untuk menyeimbangi lawatan Kerry, dan merupakan peluang untuk Hor Namhong membahas sikap Kamboja sehubungan posisi China. Ini juga datang sebelum lawatan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen ke Amerika bulan ini, di mana dia akan bergabung dengan menteri-menteri ASEAN lain dalam pembicaraan dengan Presiden Barak Obama.

China berusaha memanfaatkan Kamboja untuk memecah ASEAN, di mana empat negara anggota punya klaim atas Laut Cina Selatan dan bertentangan dengan China, kata Ou Virak.

China kemungkinan akan membujuk Kamboja agar tidak bergabung dengan Kemitraan Trans Pasifik atau TPP, yang oleh China dinilai sebagai upaya menyeimbangkan kembali kehadiran Amerika di kawasan itu. China tidak suka dengan TPP, dan tidak membiarkan Kamboja bergabung ke TPP. [ps/jm]

XS
SM
MD
LG