Tautan-tautan Akses

China Tidak Akan Ikut Terlibat dalam Pemilu Taiwan Mendatang


Tsai Ing-wen (tengah), kandidat kelompok oposisi utama Taiwan dari Partai Demokrasi Progresif (Foto: dok).

Tsai Ing-wen (tengah), kandidat kelompok oposisi utama Taiwan dari Partai Demokrasi Progresif (Foto: dok).

Juru bicara pemerintah China urusan Taiwan mengatakan kepada wartawan, hubungan bilateral kini memasuki “kerangka waktu yang penting” tetapi China berharap bisa menjaga perdamaian dan stabilitas diantara kedua pihak.

Juru bicara pemerintah China, Rabu (28/10) mengatakan China tidak akan terlibat dalam pemilu Taiwan mendatang, yang menurut beberapa jajak pendapat akan diikuti oleh kelompok pro-kemerdekaan Taiwan.

Juru bicara pemerintah China urusan Taiwan mengatakan kepada wartawan, hubungan bilateral kini memasuki “kerangka waktu yang penting” tetapi China berharap bisa menjaga perdamaian dan stabilitas diantara kedua pihak.

Namun ia hanya menggambarkan hubungan bilateral secara umum antara Partai Komunis China yang berkuasa dan kelompok Nasionalis yang pro-unifikasi di Taiwan. Keduanya akan mengikuti pemilu yang sengit pada 16 Januari mendatang.

Beberapa survei menunjukkan kandidat kelompok oposisi utama Taiwan dari Partai Demokrasi Progresif – Tsai Ing-wen – dijagokan memenangkan pemilu dengan selisih suara besar, sementara kelompok nasionalis berjuang keras. Beberapa anggota parlemen akan dipilih pada hari yang sama.

Presiden Taiwan yang berasal dari kelompok nasionalis – Ma Ying-jeou – tidak diperbolehkan mencalonkan diri kembali untuk masa jabatan ketiga dan partai itu telah menolak kandidat yang sebelumnya diajukan untuk menggantikannya awal bulan ini, di tengah isyarat bahwa sikap pro-China Ma telah menjauhkan partainya dengan pemilih. Anak-anak muda Taiwan sangat curiga pada hubungan yang lebih dekat ke China dan melihat China sebagai ancaman ekonomi dan politik. [em]

XS
SM
MD
LG