Tautan-tautan Akses

China, Rusia Akan Adakan Latihan Militer Gabungan di Laut China Timur


Kelompok kepulauan di Laut China Timur yang dipersengketakan China dan Jepang. (Foto: dok)

Kelompok kepulauan di Laut China Timur yang dipersengketakan China dan Jepang. (Foto: dok)

Rangkaian terbaru latihan gabungan ini bertujuan memperdalam kerjasama praktis dan meningkatkan kemampuan untuk bekerjasama untuk menanggapi ancaman di laut.

China dan Rusia akan melakukan latihan angkatan laut gabungan di Laut China Timur di tengah ketegangan regional atas kepulauan dan wilayah udara.

Sebuah pengumuman pada laman Kementerian Pertahanan China pada Kamis (1/5) mengatakan latihan "Bergabung di Laut 2014" akan dimulai akhir Mei dekat Shanghai.

Pernyataan itu mengatakan rangkaian terbaru latihan gabungan ini bertujuan memperdalam kerjasama praktis dan meningkatkan kemampuan untuk bekerjasama untuk menanggapi ancaman di laut.

Laut China Timur mencakup serangkaian kepulauan tak berpenghuni yang dikuasai Jepang namun diklaim oleh China, yang secara rutin mengirim kapal patroli untuk mengkonfrontasi kapal penjaga pantai Jepang di wilayah tersebut.

Sengketa itu memburuk pada 2012 setelah Jepang membeli beberapa pulau itu. China menanggapi dengan meningkatkan patroli, dan mempersoalkan penguasaan Tokyo atas wilayah itu.

China juga telah menyatakan Zona Identifikasi Pertahanan Udara di Laut China Timur. Tetapi, Jepang dan Amerika tidak memperdulikan tuntutan Beijing agar semua pesawat asing mengungkap identitasnya sebelum memasuki Zona itu.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG