Tautan-tautan Akses

China Kembali di Posisi Teratas Daftar Pengawasan Perdagangan AS


Suasana di sebuah warung internet di Hefei, provinsi Anhui, China.

Suasana di sebuah warung internet di Hefei, provinsi Anhui, China.

China adalah pasar pembajakan daring terbesar di dunia, menyebabkan kerugian besar bagi pemilik hak cipta Amerika terutama untuk musik, film, buku, majalah, permainan video, perangkat lunak dan lainnya.

Kantor Utusan Perdagangan Amerika (USTR) telah merilis Laporan Khusus 2016 tentang kondisi global perlindungan dan penegakan hak cipta.

USTR mengkaji 73 mitra dagang Amerika dan menempatkan 34 dari mereka pada sebuah “Daftar Pengawasan Prioritas.”

China berada pada peringkat teratas daftar itu, meskipun pihak Amerika mengatakan ada beberapa perkembangan positif.

“Pada 2015, China melanjutkan upaya perombakan hukum dan regulasi hak ciptanya secara luas, serta studi perintis dari pengadilan khusus hak cipta,” menurut laporan tersebut.

Namun pencurian rahasia dagang tetap merupakan masalah serius dan semakin besar di China, kata laporan itu.

Menurut laporan itu, China merupakan pasar pembajakan daring terbesar di dunia, menyebabkan kerugian besar bagi pemilik hak cipta Amerika terutama untuk musik, film, buku, majalah, permainan video, perangkat lunak dan lainnya.

China adalah pasar internet terbesar dunia, dan pejualan tahunan di internet mencapai US$500 miliar per tahun. Pada 2014, Badan Industri dan Perdagangan China mengutip sebuah studi yang membeberkan bahwa 40 persen dari produk yang dibeli lewat internet di China adalah produk palsu, sebuah petunjuk tentang merajalelanya barang-barang bajakan dan palsu di negara itu.

China juga merupakan produsen obat generik terbesar. Menurut laporan itu, 97 persen obat-obatan generik yang disita di perbatasan Amerika pada 2015 berasal dari China, Hong Kong, India dan Singapura. [jm]

XS
SM
MD
LG