Tautan-tautan Akses

China Kukuhkan 5 Tewas akibat Flu Burung


Petugas kesehatan China menyuntikkan vaksin flu buung kepada unggas di sebuah peternakan di daerah Guangxi Zhuang (foto: dok).

Petugas kesehatan China menyuntikkan vaksin flu buung kepada unggas di sebuah peternakan di daerah Guangxi Zhuang (foto: dok).

Pejabat-pejabat China kini mengidentifikasi 14 kasus virus H7N9 yang sebelumnya tidak diketahui bisa menular pada manusia.

Angka kematian karena virus baru flu burung yang membuat orang di China timur jatuh sakit telah meningkat menjadi lima, dua kematian terbaru dilaporkan di pusat perdagangan Shanghai.

Pejabat-pejabat dan media pemerintah China hari Kamis mengukuhkan kematian laki-laki usia 48 tahun yang mencari nafkah dengan mengangkut unggas. Korban lainnya tidak disebutkan identitasnya.

Pejabat-pejabat China kini mengidentifikasi 14 kasus virus H7N9 yang sebelumnya tidak diketahui bisa menular pada manusia.

Pakar medis China mengatakan tidak jelas bagaimana orang terinfeksi karena virus itu tampaknya tidak ditularkan dari manusia ke manusia. Pihak berwenang di Shanghai hari Jumat mengatakan mereka menemukan virus itu dari sampel yang diambil dari burung dara di pasar tradisional.

Virus baru flu burung itu membuat para pejabat China khawatir. Timothy O'Leary dari WHO juga mengemukakan keprihatinannya.

Keprihatinan juga meluas ke seluruh kawasan itu. Pihak berwenang di Hongkong sudah mulai memantau peternakan unggas dan menghentikan impor unggas hidup dari China daratan.
XS
SM
MD
LG