Tautan-tautan Akses

China Kecam Surat Kabar AS Soal Editorial Pro-Jepang


Senkaku, pulau yang menjadi sengketa teritorial antara sengketa Jepang dan China (dikenal sebagai Diaoyu di China), 13 Desember 2012 (Foto: dok).

Senkaku, pulau yang menjadi sengketa teritorial antara sengketa Jepang dan China (dikenal sebagai Diaoyu di China), 13 Desember 2012 (Foto: dok).

China mengecam editorial "The Wall Street Journal" yang mendesak Washington untuk menawarkan dukungan lebih kuat bagi Jepang dalam sengketa teritorial yang memanas dengan Beijing.

Sebuah editorial yang diterbitkan oleh "The Wall Street Journal", hari Jumat (1/11) mengatakan China lebih mungkin mundur, jika pemerintah Obama bersikap lebih terang-terangan bahwa kepulauan yang menjadi sumber sengketa adalah milik Jepang.

Editorial, yang tidak menyebut penulisnya itu juga mengatakan Jepang memerlukan dukungan Amerika dalam menghadapi sikap mengancam China atas kepulauan yang dikenal di Jepang sebagai Senkaku dan di China sebagai Diaoyu.

Sebagai tanggapan, kantor berita pemerintah China "Xinhua", Selasa (5/11), mempublikasikan editorial balasan, yang mengatakan bahwa "The Wall Street Journal" bertindak sebagai corong pemerintah Jepang dalam masalah kepulauan itu.

Editorial "Xinhua" itu menuduh"The Wall Street Journal" telah mengambil sikap ekstrim, yang bertentangan dengan reputasi surat kabar itu sebagai sumber pemberitaan yang berimbang.

Kementerian luar Negeri China, Senin, juga mengecam surat kabar itu dan mendesaknya untuk mengambil sikap yang objektif dan tidak memihak, serta memainkan peran yang lebih konstruktif untuk meredakan ketegangan.
XS
SM
MD
LG