Tautan-tautan Akses

China Kecam Pernyataan Filipina Soal Sengketa Teritorial Laut China Selatan


Polisi anti huru-hara berjaga-jaga di depan pengunjuk rasa anti Pemerintah China di Konsulat China di Makati, Filipina (24/7/ 2013). Ratusan warga Filpina melakukan protes saat itu menentang klaim China atas wilayah Laut China Selatan.

Polisi anti huru-hara berjaga-jaga di depan pengunjuk rasa anti Pemerintah China di Konsulat China di Makati, Filipina (24/7/ 2013). Ratusan warga Filpina melakukan protes saat itu menentang klaim China atas wilayah Laut China Selatan.

Kementerian Luar Negeri China pada hari Jumat mengecam Presiden Filipina atas komentarnya yang membandingkan status Filipina dalam sengketa teritorial di Laut Cina Selatan dengan Cekoslowakia sebelum Perang Dunia II.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hong Lei menolak perbandingan tersebut dan malah mengatakan Filipina yang secara ilegal menduduki pulau-pulau China di Laut Cina Selatan.

Dia menambahkan bahwa China selalu menjaga keadilan internasional dan telah memberi pengorbanan besar saat membantu memenangkan perang anti-fasis di dunia.

Presiden Filipina Benigno Aquino, yang diwawancarai oleh harian New York Times pekan ini, meminta dukungan global yang lebih besar untuk Filipina dalam masalah teritorial, membandingkannya dengan kegagalan Barat mendukung Cekoslowakia melawan tuntutan Adolf Hitler pada tahun 1938.
XS
SM
MD
LG