Tautan-tautan Akses

China dan Taiwan Buka Komunikasi Hotline


Presiden China Xi Jinping dan Presiden Taiwan Ma Ying-jeou (kiri) dalam konferensi pers di Singapura, 7 November 2015 (Foto: dok).

Presiden China Xi Jinping dan Presiden Taiwan Ma Ying-jeou (kiri) dalam konferensi pers di Singapura, 7 November 2015 (Foto: dok).

China dan Taiwan telah dengan resmi mengadakan saluran komunikasi langsung dan terbuka setiap waktu yang berfungsi sebagai mekanisme pengurangan ketegangan darurat, usaha terbaru untuk meningkatkan dialog politik antara kedua negara bertetangga itu.

Hubungan komunikasi itu mulai beroperasi hari Rabu, menurut seorang juru bicara Kantor Urusan Taiwan di Beijing, dan menambahkan para pejabat dari kedua pihak sudah menggunakan hubungan telepon langsung untuk berbicara satu-sama lain.

“Baru saja direktur Kantor Urusan Taiwan, Zhang Zhijun, berbicara melalui telepon dengan Menteri Dewan Urusan China Daratan di Taiwan, Hsia Li-yan, melalui komunikasi langsung atau hotline itu,” Ma Xiaoguang mengatakan dalam konferensi pers.

“Kedua pihak telah mengatakan pencapaian besar itu dilakukan kedua pihak untuk memajukan hubungan antar selat-Taiwan melalui komunikasi dan interaksi positif,” kata Ma, menurut badan penyiaran negara China CCTV.

Para pejabat Taiwan belum menanggapi tentang apa yang dibicarakan melalui telepon itu.

China dan Taiwan sepakat mengadakan komunikasi langsung yang terbuka setiap waktu atau hotline itu dalam pertemuan November yang bersejarah antara Presiden Taiwan Ma Ying-jeou dan Presiden China Xi Jinping. Ini adalah pertemuan pertama antara pemimpin kedua pihak dalam lebih 60 tahun.

Hotline tersebut, yang diusulkan oleh Presiden Ma, dipandang sebagai cara menangani keadaan darurat dan mencegah bentrokan yang tidak disengaja. Para pejabat Beijing telah mengatakan komunikasi itu akan membantu “mengelola perselisihan dan mengurangi kekeliruan anggapan.” [gp]

XS
SM
MD
LG