Tautan-tautan Akses

China dan Malaysia Tingkatkan Perdagangan Bilateral


Presiden China Xi Jinping (tengah kanan) dan istrinya Peng Liyuan disambut Raja Malaysia Abdul Halim Mu'adzam Shah (tengah kiri) dan Ratu Haminah Hamidun dengan upacara penyambutan tamu negara di halaman gedung parlemen di Kuala Lumpur, Malaysia (4/10).

Presiden China Xi Jinping (tengah kanan) dan istrinya Peng Liyuan disambut Raja Malaysia Abdul Halim Mu'adzam Shah (tengah kiri) dan Ratu Haminah Hamidun dengan upacara penyambutan tamu negara di halaman gedung parlemen di Kuala Lumpur, Malaysia (4/10).

Raja Malaysia Abdul Halim Mu'adzam Shah memimpin upacara di halaman gedung parlemen di Kuala Lumpur, menyambut kedatangan tamu negara, presiden China Xi Jinping, Jumat pagi (4/10).

Presiden China Xi Jinping dan isterinya, Peng Liyuan, disambut Raja Malaysia Abdul Halim Mu'adzam Shah didampingi permaisurinya, dan PM Najib Razak dan isterinya.

Xi Jinping tiba di Kuala Lumpur hari Kamis (3/10), dalam persinggahan kedua lawatannya yang pertama ke Asia Tenggara sejak menjabat sebagai presiden bulan Maret.

Presiden China Xi Jinping (kiri) dan PM Malaysia Najib Razak berjabat tangan seusai menggelar konferensi pers bersama di kantor PM Malaysia di Putrajaya, dekat Kuala Lumpur (4/10).

Presiden China Xi Jinping (kiri) dan PM Malaysia Najib Razak berjabat tangan seusai menggelar konferensi pers bersama di kantor PM Malaysia di Putrajaya, dekat Kuala Lumpur (4/10).

Dalam pernyataannya, Xi mengatakan bahwa Malaysia dan China memiliki banyak kepentingan bersama. China dan Malaysia telah mengumumkan rencana untuk meningkatkan secara signifikan perdagangan bilateral dalam lima tahun mendatang melalui langkah-langkah seperti saling mendukung taman-taman industri di kedua negara.

Para pemimpin kedua negara mengatakan hari Jumat (4/1) bahwa dalam kunjungan Presiden China Xi Jinping di Malaysia, kedua negara berencana akan meningkatkan perdagangan bilateral menjadi $160 milyar sebelum tahun 2017.

China adalah mitra dagang utama Malaysia, sementara Malaysia adalah mitra dagang terbesar China diantara 10 negara anggota Perhimpunan Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN). Perdagangan bilateral Malaysia-China mencapai $94,8 milyar tahun 2012.

Xi mengatakan kepada wartawan setelah pembicaraan dengan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak bahwa China “memahami peran penting Malaysia dalam ASEAN dan kami ingin berpartisipasi dan bekerjasama dalam meningkatkan kemakmuran dan kestabilan kawasan ini.”
XS
SM
MD
LG