Tautan-tautan Akses

China dan Jepang Sepakat Tingkatkan Dialog


Kapal penangkap ikan bertolak dari pelabuhan Shenjiawan di Zhoushan, Zhejiang, China (17/9/2012). China dan Jepang terlibat dalam sengketa wilayah kepulauan Senkaku atau Diaoyu di Laut China Timur.

Kapal penangkap ikan bertolak dari pelabuhan Shenjiawan di Zhoushan, Zhejiang, China (17/9/2012). China dan Jepang terlibat dalam sengketa wilayah kepulauan Senkaku atau Diaoyu di Laut China Timur.

China dan Jepang telah sepakat untuk meningkatkan dialog, langkah yang dapat menjadi terobosan dalam hubungan yang sejak lama dingin antara ekonomi terbesar kedua dan ketiga di dunia itu.

Kementerian Luar Negeri China hari Jumat mengatakan kedua pihak setuju untuk “memulai kembali dialog politik, diplomatik dan keamanan secara bertahap” dan “melakukan upaya untuk membangun kepercayaan politik.” China tidak mengatakan kapan atau pada tingkat apa dialog tersebut akan dilakukan.

Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan di Beijing antara Anggota Dewan Nasional China Yang Jiechi dan Penasihat Keamanan Nasional Jepang Shotaro Yachi.

Kedua belah pihak juga mengakui punya “opini berbeda” mengenai sengketa wilayah di Laut Cina Selatan, dan sepakat untuk “menetapkan mekanisme manajemen krisis” untuk membantu meredakan ketegangan.

Pernyataan itu tidak mengomentari apakah Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden China Xi Jinping akan bertemu, seperti yang banyak diperkirakan, dalam KTT APEC pekan depan di Beijing.

Tetapi Tomohiko Taniguchi, penasihat Perdana Menteri Abe, memberitahu VOA bahwa pertemuan semacam itu “hampir pasti” terjadi menyusul perjanjian hari Jumat itu, yang dikatakannya dapat mengisyaratkan menghangatnya hubungan.


XS
SM
MD
LG