Tautan-tautan Akses

China Ciptakan 3 Satuan Militer Baru


Tentara China (PLA) yang baru direkrut sedang dalam formasi berbaris saat berlatih dalam suhu udara musin dingin di pangkalan militer Heihe, provinsi Heilongjiang, China, 29 November 2015 (Foto: dok).

Tentara China (PLA) yang baru direkrut sedang dalam formasi berbaris saat berlatih dalam suhu udara musin dingin di pangkalan militer Heihe, provinsi Heilongjiang, China, 29 November 2015 (Foto: dok).

China telah menciptakan tiga satuan militer baru sementara negara itu berusaha membangun angkatan bersenjata yang lebih efisien dan lebih kuat – dan pada saat sekarang ketika China berusaha memperkuat kedudukannya dalam sengketa wilayah maritim.

Media pemerintah China mengumumkan Jumat malam bahwa China akan membentuk satuan tentara baru untuk mengawasi misil-misil strategisnya. China juga merencanakan komando umum angkatan darat untuk mengawasi pasukan daratnya dan satuan pendukung untuk membantu pasukan tempur.

Presiden Xi Jinping mengatakan satuan-satuan baru itu diciptakan untuk “mewujutkan impian militer yang kuat China.”

Pengumuman itu dikeluarkan sehari setelah Beijing mengatakan negara itu sedang membuat kapal induk yang kedua, tanda terbaru modernisasi cepat kekuatan angkatan lautnya.

Kapal induk itu diperkirakan kira-kira sama besarnya dengan kapal induk China satu-satunya yang ada sekarang, Liaoning, dan akan menggunakan tenaga konvensional, bukan nuklir.

Kapal induk 50.000 ton itu akan membawa pesawat tempur J-15 China dan pesawat lain. Tanggal peluncuran kapal itu belum dikukuhkan.

China sedang terlibat dalam sengketa wilayah yang tegang dengan banyak negara Asia, terutama di Laut China Selatan yang luas itu, yang hampir seluruhnya diklaim Beijing.

Beijing telah menekankan bahwa peningkatan angkatan lautnya bukan ancaman terhadap tetangga-tetangganya. China mengatakan Liaoning akan digunakan terutama untuk penelitian ilmiah dan misi pelatihan.

Liaoning tidak sepenuhnya berfungsi. Tetapi kapal induk itu telah melakukan misi pelatihan di Laut China Selatan yang memberi indikasi Beijing akan terus mengambil sikap agresif dalam sengketa maritime. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG