Tautan-tautan Akses

China Bantah Bangun Tembok Isolasi Diri


Laksamana Sun Jianguo dari Tentara Pembebasan Rakyat.

Laksamana Sun Jianguo dari Tentara Pembebasan Rakyat.

“Kami tidak terisolasi di masa lampau, kami tidak terisolasi sekarang, kami tidak akan terisolasi di masa depan,” ujar Laksamana Sun Jianguo dari Tentara Pembebasan Rakyat.

Seorang pejabat tinggi militer China hari Minggu membantah penilaian menteri pertahanan Amerika yang dikeluarkan pada hari sebelumnya bahwa Beijing “sedang mendirikan Tembok Besar Isolasi Diri” kalau China terus melakukan militerisasi provokatif pulau-pulau yang disengketakan di Laut China Selatan.

“Kami tidak terisolasi di masa lampau, kami tidak terisolasi sekarang, kami tidak akan terisolasi di masa depan,” ujar Laksamana Sun Jianguo dari Tentara Pembebasan Rakyat.

“Jelas peringatan oleh Menteri Pertahanan Amerika Ash Carter atas pembangunan oleh China Tembok Besar Isolasi Diri menimbulkan kemarahan,” kata Profesor Rony Medcalf, kepala Perguruan Keamanan Nasional di Universitas Nasional Australia, yang berada di ruangan dimana laksamana tadi mengeluarkan ucapannya.

“Laksamana Sun berkeras China tidak terisolasi,” kata Medcalf kepada VOA. “Namun ada banyak hal yang memberi indikasi sebaliknya dalam pertanyaan-pertanyaan yang prihatin mengenai tingkah-laku keamanan China dari orang-orang lain dalam ruangan itu, dari banyak negara.”

Sun, dari Tentara Pembebasan Rakyat, berusaha mengalihkan kesalahan terhadap Amerika Serikat atas ketegangan maritime di kawasan itu. Ia mengecam operasi kebebasan pelayaran militer Amerika dan dukungan Washington pada negara-negara di kawasan itu yang mempunyai sengketa wilayah dengan Beijing.

Negara-negara yang tetap mempunyai “mentalitas Perang Dingin” dan tidak langsung terlibat dalam sengketa itu hendaknya jangan dizinkan melakukan “sabotase” untuk keuntungan sendiri, kata Sun. “Tidak ada yang berhak menuding China,” kata pejabat tinggi militer China itu. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG