Tautan-tautan Akses

China Gunakan Perlindungan Lingkungan untuk Perkuat Klaim


Foto udara kota Sansha di pulau Yongxing, yang juga dikenal sebagai Pulau Woody, bagian dari kepulauan Paracel provinsi Hainan, 27 Juli 2012 (Foto: dok).

Foto udara kota Sansha di pulau Yongxing, yang juga dikenal sebagai Pulau Woody, bagian dari kepulauan Paracel provinsi Hainan, 27 Juli 2012 (Foto: dok).

China diperkirakan akan melindungi lubang biru yang mempunyai ekologi yang jarang tersebut, lubang seperti itu yang paling dalam di dunia, dan tidak akan mengembangkannya.

Perintah pemerintah China untuk menjauhi lubang besar di dasar laut yang unik dan jarang di kepulauan Paracel menandakan usaha baru China untuk memperketat cengkeramannya pada perairan yang disengketakan dengan Vietnam dan dipantau oleh Amerika.

Kota Sansha di China memerintahkan dalam situs internetnya bulan ini bahwa pariwisata, penangkapan ikan dan tim-tim penelitian yang tidak mempunyai izin agar menghindarkan Lubang Naga sedalam 301 meter dekat sebuah pulau kecil yang dikuasai Beijing di Luat China Selatan yang disengketakan luas.

China diperkirakan akan melindungi lubang biru yang mempunyai ekologi yang jarang tersebut, lubang seperti itu yang paling dalam di dunia, dan tidak akan mengembangkannya.

Perlindungan lubang itu mungkin akan membuat pihak asing enggan mengecam perluasan maritime China, seperti kegiatan reklamasi.

Andrew Yang, sekertaris jenderal dewan pengkajian kebijakan China di Taiwan mengatakan perintah menjauhi wilayah tersebut memberitahu negara-negara lain bahwa China sedang memperkuat klaim maritimnya tidak lagi hanya dengan reklamasi dan kapal-kapal pengawal pantai. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG