Tautan-tautan Akses

AS

CEO Situs Iklan Online Ditahan atas Tuduhan Perdagangan Seks


Foto Carl Ferrer yang dirilis oleh Kantor Kejaksaan Agung Texas (Foto: dok).

Foto Carl Ferrer yang dirilis oleh Kantor Kejaksaan Agung Texas (Foto: dok).

Jaksa Agung California Kamala Harris menuduh Ferrer dan mitranya mendirikan "bordil online terbaik di dunia" dan membantu penjahat yang menggunakan website itu untuk mengiklankan pelacur.

Polisi di negara bagian Texas telah menangkap CEO situs iklan online Backpage.com dan menggerebek kantor-kantor perusahaan itu atas tuduhan prostitusi dan perdagangan seks.

Carl Ferrer ditangkap atas surat perintah negara bagian California setibanya di Houston, Texas, dalam penerbangan dari Amsterdam. Jaksa Agung California Kamala Harris menuduh Ferrer dan mitranya mendirikan "bordil online terbaik di dunia" dan membantu penjahat yang menggunakan website itu untuk mengiklankan pelacur.

"Mengeruk jutaan dolar dari perdagangan dan eksploitasi para korban yang rentan adalah keterlaluan, tercela dan ilegal," kata Harris dalam sebuah pernyataan.

Backpage.com terutama digunakan untuk mengiklankan jasa pendamping atau teman untuk orang dewasa atau disebut “escort”, tetapi juga digunakan untuk mengiklankan barang, jasa dan pekerjaan.

Laporan dinas pajak Amerika Serikat yang diperoleh kantor kejaksaan menunjukkan Backpage.com menerima 99 persen pendapatan antara Januari 2013 dan Maret 2015 dari yang iklan "dewasa", menurut pernyataan itu. Dalam kurun waktu tersebut, Backpage.com meraup pendapatan sekitar $51 juta hanya di negara bagian California saja.


Tuduhan itu muncul setelah penyelidikan tiga tahun, di mana Departemen Kehakiman California menggunakan agen rahasia untuk mengatur pertemuan dengan orang-orang yang diiklankan di bagian "escort" untuk mengkonfirmasi pertemuan yang diatur untuk seks komersial. [as/ab]

XS
SM
MD
LG