Tautan-tautan Akses

Cendekiawan Uighur Tolak Tuduhan Separatisme


Ilhan Tohti, seorang akademisi terkemuka China dari etnis minoritas Uighur (foto: dok).

Ilhan Tohti, seorang akademisi terkemuka China dari etnis minoritas Uighur (foto: dok).

Seorang akademisi terkemuka etnis Uighur, China, telah menolak tuduhan-tuduhan pada pembukaan sidang kasus separatisme, hari Rabu (17/9).

Ilhan Tohti, seorang akademisi terkemuka China yang mengecam perlakuan Beijing terhadap kelompok minoritas etnis Uighur yang kebanyakan Muslim, telah menolak tuduhan-tuduhan dan bukti terhadapnya pada pembukaan sidang kasus separatisme.

Ilham Tohti adalah seorang profesor ekonomi yang vokal dari kelompok etnis yang telah lama mengeluhkan penganiayaan di wilayah Xinjiang, China Barat. Para pengacaranya mengatakan setelah sidang hari Rabu (17/9) bahwa kesaksian terhadap klien mereka itu tidak dapat dipercaya.

Berbicara dari ibukota Xinjiang, Urumqi, tempat sidang digelar, pengacara Li Fangping mengatakan bukti yang diajukan jaksa tidak cukup.

Tohti, yang membantah tuduhan separatisme, menghadapi ancaman hukuman penjara seumur hidup jika, seperti yang diperkirakan, ia didapati bersalah. Belum jelas kapan sidang akan berakhir.

Polisi mendirikan blokade di sekitar gedung pengadilan, menghambat akses para wartawan dan diplomat Barat yang berupaya menghadiri sidang.

XS
SM
MD
LG