Tautan-tautan Akses

AS

Cegah Kelaparan Anak-anak di AS, Obama Sampaikan Beberapa Langkah Baru


Presiden Barack Obama (Foto: dok.)

Presiden Barack Obama (Foto: dok.)

Pemerintah Obama telah menyampaikan beberapa langkah baru untuk memastikan agar anak-anak keluarga miskin yang beresiko mengalami kelangkaan pangan dan gizi buruk, bisa memperoleh makanan yang dibutuhkan untuk sukses di Amerika.

Setiap tahun hampir 22 juta anak-anak keluarga berpendapatan rendah di Amerika memperoleh tunjangan makanan dengan harga lebih rendah atau bahkan tunjangan makanan cuma-cuma di sekolah. Bagi sebagian besar dari mereka, tunjangan ini adalah makanan terbaik dan kadang-kadang satu-satunya makanan yang bisa mereka dapatkan. Hanya sebagian anak yang mendapat tunjangan makanan itu ketika sekolah libur pada musim panas.

Pemerintah Obama hari Rabu (27/1) mengumumkan anggaran tahun 2017, untuk membantu mengurangi kelaparan anak-anak bernilai 12 miliar selama 10 tahun mendatang.

Rencana itu mencakup pembentukan program “Summer Electronic Benefits Transfer for Children” EBT permanen. Program ini akan menyediakan tunjangan makanan tambahan ketika sekolah libur musim panas kepada anak-anak keluargamiskin yang berhak memperoleh tunjangan pengurangan harga makanan di sekolah atau bahkan makanan gratis.

Menurut Gedung Putih, program tunjangan EBT akan membagikan kartu debit elektronik yang hanya bisa digunakan untuk membeli makanan di toko sembako, menutupi "tidak adanya tunjangan makanan pada musim panas."

Departemen Pertanian Amerika, yang telah melakukan uji coba program Summer EBT, mendapati "berkurangnya kelangkaan pangan yang signifikan di kalangan anak-anak."

Anggaran itu masih harus disetujui oleh Kongres yang dipimpin fraksi Republik, yang juga telah minta wewenang yang lebih luas kepada negara-negara bagian untuk memberantas kemiskinan dan kelaparan. Pemimpin-pemimpin fraksi Republik juga telah membahas program bantuan federal yang katanya penuh pemborosan dan kecurangan. [em/ii]

XS
SM
MD
LG