Tautan-tautan Akses

Castro: Embargo Sulitkan Rakyat Kuba


Presiden Kuba Raul Castro berpidato di KTT Pembangunan Berkelanjutan di markas besar PBB di New York, 26 September 2015.

Presiden Kuba Raul Castro berpidato di KTT Pembangunan Berkelanjutan di markas besar PBB di New York, 26 September 2015.

Presiden Kuba Raul Castro memuji dorongan pemerintahan Obama memulihkan hubungan dengan Kuba, dengan mengatakan kebijakan baru Amerika itu "kemajuan penting yang menuai dukungan luas dari masyarakat internasional."

Tetapi, dalam pidato di KTT Pembangunan Berkelanjutan PBB hari Sabtu (26/9), pemimpin Kuba itu juga memperingatkan embargo perdagangan berkelanjutan Amerika atas Kuba menimbulkan "kerusakan dan kesulitan pada rakyat Kuba."

Ia menggambarkan embargo itu sebagai "hambatan utama bagi pembangunan ekonomi negara kami," dan merugikan negara-negara lain serta kepentingan warga dan perusahaan Amerika.

Castro berbicara sebagai bagian inisiatif PBB yang melibatkan sebagian besar pemerintah di dunia, yang delegasinya berkumpul di New York guna merumuskan dan mendukung tujuan global memberantas kemiskinan, ketimpangan dan perubahan iklim. Pertemuan itu secara luas dianggap sebagai upaya PBB yang paling komprehensif dalam mengatasi masalah-masalah dunia yang terus menghadang. [ka/dw]

XS
SM
MD
LG