Tautan-tautan Akses

Calon Jaksa Agung Pilihan Trump Bela Diri dalam Sidang Konfirmasi Senat


Senator Jeff Sessions, R-Ala, yang ditunjuk sebagai calon Jaksa Agung bersaksi di Capitol Hill (10/1/2017). Washington, D.C. (foto: AP Photo/Andrew Harnik)

Senator Jeff Sessions, R-Ala, yang ditunjuk sebagai calon Jaksa Agung bersaksi di Capitol Hill (10/1/2017). Washington, D.C. (foto: AP Photo/Andrew Harnik)

Calon Jaksa Agung, Senator Alabama, Jeff Sessions membela diri tentang sikapnya terhadap hak-hak sipil , dengan mengatakan ia memahami buruknya sejarah hak pilih bagi warga kulit hitam di Amerika.

Senator Alabama Jeff Sessions – yang diajukan presiden terpilih Donald Trump untuk menjadi jaksa agung mendatang – dalam sidang dengar pendapat dimuka Kongres hari Selasa (10/1) membela diri tentang sikapnya terhadap hak-hak sipil , dengan mengatakan ia memahami buruknya sejarah hak pilih bagi warga kulit hitam di Amerika.

Sessions – calon pertama yang diajukan Trump untuk menghadapi sidang-sidang konfirmasi Senat pekan ini – meyakinkan mitra-mitranya di Komisi Kehakiman bahwa ia akan memimpin “pelaksanaan UU pemilu Amerika secara agresif tanpa kendala atau diskriminasi, dan untuk menjamin integritas proses pemilihan.”

“Sebagai seorang warga dari Selatan, saya melihat sendiri terjadinya diskriminasi,” ujar Sessions. “Saya tahu itu salah. Kita harus melakukan lebih baik,” tambahnya.

Sessions menghadapi pertanyaan-pertanyaan tajam dari anggota faksi Demokrat tentang hubungannya dengan warga kulit hitam dan upayanya menentang reformasi imigrasi pada masa lalu. Tiga puluh tahun lalu Senat menolak nominasi untuk menjadikan Sessions sebagai hakim federal karena tuduhan bahwa ia telah menyampaikan pernyataan-pernyataan rasial yang tidak sensitif, yang kini disebut Sessions sebagai “tuduhan palsu.”

Sejumlah demonstran yang hadir di ruang dengar pendapat di gedung Kongres sesekali meneriakkan tentangan mereka terhadap pencalonan Sessions, sementara polisi berjuang mengeluarkan mereka dari ruangan. [em/ii]

XS
SM
MD
LG