Tautan-tautan Akses

Bursa Efek Global Terus Alami Kejatuhan Harga-Harga Saham


Di Wall Street hari Senin, indeks S&P 500 turun hampir 7 persen sebagai dampak penurunan kelayakan kredit AS (8/8).
Di Wall Street hari Senin, indeks S&P 500 turun hampir 7 persen sebagai dampak penurunan kelayakan kredit AS (8/8).

Ketika bursa buka Selasa pagi, Indeks Hang Seng di Hongkong jatuh lebih 6 persen dan Indeks Nikkei di Jepang turun hampir 5 persen.

Pasar keuangan global terus mengalami kejatuhan harga-harga saham sebagai reaksi atas penurunan kelayakan kredit Amerika yang tidak pernah terjadi sebelumnya dan keprihatinan yang masih ada mengenai masalah hutang Eropa dan pertumbuhan ekonomi global.

Ketika bursa buka Selasa pagi, Indeks Hang Seng di Hongkong jatuh lebih 6 persen. Indeks Nikkei di Jepang turun hampir 5 persen dan indeks KOSPI di Seoul turun lebih 6 persen. Bursa Korea dihentikan sebentar untuk hari kedua berturut-turut. Harga-harga saham di Shanghai turun lebih 2 persen ketika bursa buka pagi harinya.

Di Wall Street hari Senin, indeks yang mengukur kegiatan pasar saham Amerika yang luas, S&P 500, turun hampir 7 persen. Indeks-indeks utama di seluruh Eropa turun 3 hingga 5 persen.

Hari Senin adalah kesempatan pertama bagi sebagian besar penanam modal untuk bereaksi atas perubahan penilaian Standard & Poor, yang diumumkan Jumat malam setelah bursa di dunia telah tutup. Hutang pemerintah Amerika sekarang dinilai “AA plus,” satu tingkat di bawah tingkat kalayakan tertinggi, yakni, “AAA.”

Presiden Amerika Barack Obama mengatakan ia tidak sependapat dengan penurunan kalayakan Amerika, tetapi ia berharap ini akan mendorong Kongres Amerika di Washington menyepakati apa yang disebutnya pendekatan berimbang untuk hutang dan pengurangan defisit -- termasuk kenaikan pajak bagi golongan kaya dan pemotongan pengeluaran untuk program sosial. Obama mengatakan pasar keuangan “terus yakin kredit kita adalah tiga A.”

Sementara itu, seorang staff Komisi Perbankan Senat mengatakan komisi tersebut sedang menyelidiki keputusan S&P untuk menurunkan kelayakan kredit Amerika. Staff tersebut, yang berbicara dengan syarat namanya tidak disebut, mengatakan komisi itu sedang mengumpul informasi , tetapi tidak mengatakan penyelidikan resmi sedang berjalan. Ketua Komisi Tim Johnson mengeluarkan pernyataan yang mengatakan penurunan kelayakan kredit Amerika adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab yang dapat menimbulkan dampak yang luas.

XS
SM
MD
LG