Tautan-tautan Akses

Bursa Asia Turun karena Kekhawatiran Ekonomi China, AS


Saham Jepang turun paling banyak di seluruh Asia pada hari Senin, indeks acuan Nikkei 225 kehilangan lebih dari tiga persen (foto: dok).

Saham Jepang turun paling banyak di seluruh Asia pada hari Senin, indeks acuan Nikkei 225 kehilangan lebih dari tiga persen (foto: dok).

Bursa saham Asia turun Senin, sementara para investor terus menjual saham di tengah kekhawatiran akan lemahnya data manufaktur China dan arah ekonomi Amerika Serikat.

Saham Eropa beragam dalam perdagangan sore dan indeks saham di Amerika lebih tinggi saat perdagangan dibuka Senin di New York. Bursa saham AS turun tajam pada hari Jumat.

Saham Jepang turun paling banyak di seluruh Asia pada hari Senin, saat indeks acuan Nikkei 225 dan indeks Topix sama-sama kehilangan lebih dari tiga persen. Indeks di Korea Selatan dan Australia juga menderita kerugian yang signifikan.

Penjualan besar-besaran di Asia semakin cepat setelah indeks manufaktur China yang dikeluarkan HSBC jatuh ke angka 49,2 pada bulan Mei, titik terendah dalam setidaknya tujuh bulan. Angka di bawah 50 mengindikasikan penyusutan.

Investor juga prihatin atas spekulasi bahwa bank sentral Amerika atau Federal Reserve mungkin mulai mengurangi program pembelian obligasi besar-besaran yang ditujukan untuk memacu pertumbuhan ekonomi AS, setelah muncul serangkaian laporan ekonomi yang positif.
XS
SM
MD
LG