Tautan-tautan Akses

Burma Mulai Pembicaraan dengan Pemberontak Kachin


Pimpinan militer pemberontak Kachin Mayjen Guan Maw (tengah) dan para perwakilan dari pemberontak Kachin tiba di kota Myitkyina untuk pembicaraan dengan pemerintah Burma (28/5),

Pimpinan militer pemberontak Kachin Mayjen Guan Maw (tengah) dan para perwakilan dari pemberontak Kachin tiba di kota Myitkyina untuk pembicaraan dengan pemerintah Burma (28/5),

Burma memulai babak baru pembicaraan perdamaian dengan pemberontak etnis minoritas Kachin yang berjuang untuk mendapatkan otonomi lebih besar.

Pemerintah Burma telah memulai babak baru pembicaraan dengan pemberontak etnis Kachin yang berjuang untuk mendapat otonomi dan hak-hak politik lebih besar di kawasan bagian utara yang kaya sumberdaya, yang berbatasan dengan China.

Perunding utama pemerintah hari Selasa mengatakan bahwa pembicaraan itu, jika berhasil, dapat mengarah pada perjanjian gencatan senjata komprehensif dengan semua kelompok pemberontak etnis dalam satu atau dua bulan mendatang.

Pembicaraan dengan Organisasi Kemerdekaan Kachin diperkirakan berlangsung tiga hari. Pembicaraan tersebut akan berlangsung untuk pertama kalinya di ibukota negara bagian Kachin, Myitkyina. Perundingan-perundingan sebelumnya berlangsung di China.

Pertempuran merebak di Kachin pada Juni 2011, yang mengakhiri gencatan senjata yang diberlakukan sejak 1994 dan menelantarkan lebih dari 100 ribu orang.

Sejak merdeka tahun 1948, Burma, yang juga dikenal sebagai Myanmar, telah menghadapi pemberontakan dari sejumlah kelompok minoritas yang menginginkan otonomi.

Sementara pertempuran sporadis terus berlanjut dengan beberapa kelompok lainnya, Kachin adalah satu-satunya kelompok besar yang belum mencapai perjanjian gencatan senjata dengan pemerintah terpilih Presiden Thein Sein, yang mulai berkuasa tahun 2011 setelah pemerintahan militer selama hampir lima dekade.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG