Tautan-tautan Akses

Burma Larang Majalah Time karena Sebut Biksu ‘Wajah Teror’


Biksu radikal Burma, Wirathu (kanan) mendesak umat Buddha di Burma untuk memboikot bisnis milik minoritas Muslim (foto: dok).

Biksu radikal Burma, Wirathu (kanan) mendesak umat Buddha di Burma untuk memboikot bisnis milik minoritas Muslim (foto: dok).

Pemerintah Burma melarang majalah Time yang menggambarkan seorang biksu fundametalis Burma sebagai penghasut terorisme terhadap umat Muslim.

Burma telah melarang distribusi sebuah laporan utama majalah Time yang menggambarkan seorang biksu fundametalis Burma sebagai penghasut terorisme terhadap umat Muslim.

Dalam pernyataan Selasa malam (25/6), pemerintah Burma mengatakan larangan itu bertujuan mencegah terulangnya kekerasan antara umat Buddha yang mayoritas dan Muslim yang minoritas.

Sampul majalah itu menampilkan foto seorang biksu fundamentalis yang dikenal dengan nama Wirathu, dengan judul “Wajah Teror Buddha.”

Para pejabat mengatakan sebuah komite penyelidik kekerasan antar umat Buddha dan Muslim baru-baru ini membuat keputusan itu untuk memblokir sampul dan laporan majalah tersebut. Tidak jelas apakah laporan-laporan lain edisi terbaru majalah Time itu akan didistribusikan di Burma.

Biksu-biksu radikal seperti Wirathu telah mendesak umat Buddha di Burma untuk memboikot bisnis milik Muslim dan jangan menikah dengan Muslim. Para pengecamnya mengatakan himbauan boikot itu mendorong kelompok ekstrimis Buddha melakukan kekerasan terhadap Muslim.

Wirathu berkeras ia cinta perdamaian. Banyak umat Buddha keberatan atas laporan majalah Time itu, dan mengatakan laporan tersebut merusak sifat damai agama mereka.
XS
SM
MD
LG