Tautan-tautan Akses

Burma akan Akhiri Serangan terhadap Pemberontak Kachin


Pemberontak Kachin menunjukkan amunisi yang berhasil mereka sita dari pasukan Burma di kota Laiza (foto: Desember 2012).

Pemberontak Kachin menunjukkan amunisi yang berhasil mereka sita dari pasukan Burma di kota Laiza (foto: Desember 2012).

Burma mengatakan akan mengakhiri serangannya terhadap pemberontak etnik minoritas di negara bagian Kachin, sehubungan dengan meningkatnya kecaman internasional.

Kementerian Penerangan Burma hari Jumat (18/1) mengumumkan bahwa operasi militer di kawasan etnis Kachin telah dihentikan.

Langkah ini muncul selagi pertempuran antara pemberontak Kachin dan pasukan Burma bergerak lebih dekat ke markas pemberontak di kota Laiza dan ke sejumlah besar pengungsi.

Bentrokan terbaru itu mencerminkan eskalasi besar dalam pertempuran itu karena pemerintah telah melancarkan serangan udara terhadap pemberontak di negara bagian Kachin. Eskalasi itu dianggap mengancam proses reformasi Burma.

Amerika dan PBB telah mendesak pemerintah Burma untuk menghentikan serangan udara tersebut. Kelompok-kelompok bantuan internasional mengatakan serangan artileri dan udara militer itu merupakan tindakan yang tidak pandang bulu dan melanggar undang-undang kemanusiaan internasional.

Human Rights Watch hari Jumat mendesak agar angkatan darat Burma menghentikan serangan terhadap pemberontak Kachin. Kelompok HAM itu juga mendesak pasukan militer untuk mengizinkan bantuan kemanusiaan menjangkau ke populasi yang beresiko terkena dampaknya.
XS
SM
MD
LG