Tautan-tautan Akses

Bukti Baru Kuburan Massal Ditemukan di Sudan


Lembaga 'Satellite Sentinal Project' menunjukkan gambar-gambar satelit yang diduga sebagai kuburan massal di Kordofan, Sudan selatan (24/8).

Lembaga 'Satellite Sentinal Project' menunjukkan gambar-gambar satelit yang diduga sebagai kuburan massal di Kordofan, Sudan selatan (24/8).

PBB hari Rabu mengatakan tidak dapat memastikan laporan yang didasarkan pada gambar-gambar yang diperoleh lewat satelit.

Sebuah kelompok pemantau gambar satelit mengatakan, mereka memiliki bukti baru kuburan massal di negara bagian Kordofan Selatan – Sudan, di mana pemerintah dituduh melakukan kekejaman terhadap rakyat sipil.

Dalam sebuah laporan yang dirilis hari Rabu, Satellite Sentinel Project yang berkantor pusat di Amerika mengatakan, gambar-gambar dari satelit mengungkapkan keberadaan dua kuburan massal, sehingga kuburan massal yang ditemukan di Kordofan Selatan kini menjadi delapan.

Kelompok itu menuduh Masyarakat Bulan Sabit Merah Sudan terlibat dalam penggalian kuburan-kuburan itu, mengisinya dengan mayat-mayat dan beberapa mayat disiram dengan minyak sebelum dibakar. Gambar satelit kelompok itu menunjukkan bukti-bukti – termasuk laporan para saksi dan pernyataan Bulat Sabit Merah.

Pemerintah Sudan terlibat dalam bentrokan hebat dengan para pemberontak etnis Nuba, yang dipandang sebagai pendukung Sudan Selatan yang mendeklarasikan kemerdekaannya dari Sudan Utara bulan Juli lalu.

Para pejabat Sudan membantah pernyataan dalam laporan itu, dengan mengatakan tidak ada bukti keberadaan kuburan massal di wilayah tersebut. Mereka menyalahkan para pemberontak atas kematian tersebut dan menuduh para pemberontak menyebarkan laporan palsu.

PBB hari Rabu mengatakan tidak dapat memastikan laporan tersebut. Seorang juru bicara mengatakan PBB tidak lagi memiliki mandate di kawasan itu sehingga tidak dapat memverifikasi informasi tersebut.

XS
SM
MD
LG