Tautan-tautan Akses

Jelang Olimpiade, Brazil Tingkatkan Upaya Atasi Virus Zika


Seorang petugas kesehatan Sao Paulo (kiri) menunjukkan larva nyamuk Aedes aegypti, penyebar virus Zika, dalam pemeriksaan di kawasan permukiman di Sao Paulo, Brazil (20/1).

Seorang petugas kesehatan Sao Paulo (kiri) menunjukkan larva nyamuk Aedes aegypti, penyebar virus Zika, dalam pemeriksaan di kawasan permukiman di Sao Paulo, Brazil (20/1).

Brazil telah mengumumkan langkah untuk mencegah penularan virus Zika, yang ditularkan oleh nyamuk, menjelang Olimpiade Rio de Janeiro akhir tahun 2016.

Pejabat-pejabat Brazil telah mengumumkan langkah-langkah untuk mencegah penularan virus Zika menjelang Olimpiade Rio de Janeiro akhir tahun nanti.

Penyelenggara Olimpiade hari Minggu (24/1) mengatakan tempat-tempat yang akan digunakan dalam Olimpiade bulan Agustus nanti akan diperiksa setiap hari selama berlangsungnya pertandingan guna mencegah meluasnya virus yang ditularkan oleh nyamuk ini, yang telah dikaitkan dengan kelahiran cacat yang jarang terjadi dan kelumpuhan.

Komite penyelenggara setempat mengatakan tim pemeriksa akan genangan-genangan air di mana nyamuk berkembang biak.

Pemeriksaan fasilitas-fasilitas Olimpiade akan dilakukan empat bulan sebelum acara itu dimulai, untuk memberantas seluruh tempat nyamuk berkembang biak.

Pemeriksaan setiap hari juga akan dilakukan selama Olimpiade. Tetapi fumigasi atau penyemprotan dengan bahan kimia hanya akan dilakukan secara selektif karena kekhawatiran atas kesehatan atlet dan pengunjung.

Brazil kini sedang menghadapi wabah virus Zika, yang menurut beberapa pejabat kesehatan mungkin menjadi penyebab kasus-kasus “microcephaly” – yaitu bayi lahir dengan ukuran kepala kecil yang abnormal dan kelumpuhan terkait sindrom Guillain-Barre.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular Amerika CDC telah menyarankan perempuan hamil supaya jangan mengadakan perjalanan ke Brazil dan 21 negara lainnya di mana virus Zika sedang mewabah. [em]

XS
SM
MD
LG