Tautan-tautan Akses

Serangkaian Serangan Bom di Irak Tewaskan 25 Orang


Warga berkumpul di lokasi ledakan bom mobil di distrik Sadr City, Baghdad, Kamis (16/5).

Warga berkumpul di lokasi ledakan bom mobil di distrik Sadr City, Baghdad, Kamis (16/5).

Sejumlah bom mobil meledak di Baghdad hari Kamis (16/5), menewaskan sedikitnya 25 orang di distrik-distrik yang umumnya dihuni warga SyIah di ibukota Irak tersebut.

Beberapa bom mobil hari Kamis (16/5) menewaskan sekurangnya 12 orang di kompleks perumahan Syiah di ibukota Irak sementara di utara, seorang pengebom bunuh diri menghantam sebuah mesjid di Kirkuk menewaskan sekurangnya 13 jamaah.

Gelombang pengeboman hari Rabu di Bagdad dan kota-kota lainnya menewaskan sekurangnya 33 orang dan mencederai sejumlah lainnya.

Perdana Menteri Nouri al-Maliki mengatakan kematian itu disebabkan oleh meningkatnya kekerasan sektarian yang telah melanda negara itu sejak pasukan keamanan menggerebek kamp protes Sunni dekat Kirkuk bulan lalu. Pihak berwenang mengatakan tindakan itu meningkatkan ketegangan sektarian ke titik tertinggi sejak penarikan mundur pasukan Amerika akhir 2011.

Di Kirkuk, pemboman terbaru itu menargetkan para pelayat yang menyatakan belasungkawa kepada mereka yang tewas dalam pengeboman hari Rabu.

Serangan-serangan terbaru di Bagdad menargetkan pasar-pasar yang ramai di distrik Syiah.

Kekerasan yang berlanjut di Irak telah membangkitkan kekhawatiran akan kembali terjadinya bentrokan antar kelompok atau golongan, yang mengakibatkan puluhan ribu orang tewas pada tahun 2006 dan 2007.

Kekerasan di Irak telah menurun, namun PBB mengatakan, bulan lalu merupakan bulan paling banyak menelan korban jiwa sejak 2008, dengan 712 orang tewas dan 1.633 terluka.
XS
SM
MD
LG