Tautan-tautan Akses

Bom di Gedung PBB di Ibukota Nigeria Tewaskan 18 Orang


Para petugas memeriksa gedung PBB di Abuja, Nigeria yang rusak parah akibat ledakan bom mobil (26/8).

Para petugas memeriksa gedung PBB di Abuja, Nigeria yang rusak parah akibat ledakan bom mobil (26/8).

Sebuah kendaraan menerobos melewati penjaga keamanan di kompleks PBB di Abuja dan meledak setelah tiba di gedung itu.

Kelompok ekstremis Islam di Nigeria menyatakan meledakkan bom mobil, menewaskan setidaknya 18 orang di gedung PBB di ibukota Abuja. Saksi mata mengatakan satu kendaraan melaju cepat melewati gerbang keamanan dalam kawasan kantor yang luas itu dan meledak menjelang tengah hari.

Setelah serangan itu, jurubicara kelompok militan Boko Haram menelepon seorang koresponden VOA di Nigeria, mengklaim kelompoknya melakukan pengeboman itu. Ia juga memperingatkan "ini hanya awal."

Jurubicara itu mengatakan pemboman itu adalah tanggapan atas kehadiran militer yang meningkat di negarabagian Borno, Nigeria timur laut, di mana Boko Haram sangat aktif.

Kelompok itu dituding melakukan sejumlah pemboman dalam beberapa bulan ini, tapi serangan hari Jumat menandai pergeseran dari sasaran domestik.

Di New York, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon tidak tahu jumlah pasti korban tapi memperkirakan "cukup" banyak. Pejabat-pejabat mengatakan setidaknya 60 orang luka-luka dirawat di rumahsakit.

Dalam pernyataan tertulis, Presiden Nigeria Goodluck Jonathan menyebut pemboman itu "barbar, bodoh dan pengecut." Ia menegaskan kembali komitmen Nigeria untuk memerangi terorisme dan berjanji akan mengadili para penyerang.

Dalam pertemuan Dewan Keamanan, Ban menyatakan "tindakan terorisme seperti itu tidak bisa diterima," dan ia memperingatkan pemboman itu sinyal bahwa militan di seluruh dunia semakin menganggap kantor PBB sebagai "sasaran empuk".

XS
SM
MD
LG