Tautan-tautan Akses

Bom Bunuh Diri di Afghanistan, 7 Orang Tewas


Petugas keamanan Afghanistan berjalan di sekitar bus tentara menyusul serangan bunuh diri di Kabul, Afghanistan (1/10).

Petugas keamanan Afghanistan berjalan di sekitar bus tentara menyusul serangan bunuh diri di Kabul, Afghanistan (1/10).

Beberapa pembom bunuh diri Taliban menyerang tentara di ibukota Afghanistan, Kabul, menewaskan sedikitnya tujuh orang dan mencederai lebih dari 15 orang.

Kepolisian Kabul mengatakan serangan pertama, Rabu pagi (1/10), menyerang sebuah bus yang memuat tentara nasional Afghanistan. Tidak lama kemudian, pembom bunuh diri yang kedua meledakkan bom dekat bus tentara yang kedua.

Taliban telah mengakui tanggung jawab atas kedua serangan itu.

Dalam komentarnya kepada kantor berita Perancis, juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan serangan itu adalah pesan yang jelas kepada pemerintah Afghanistan karena menanda-tangani persetujuan keamanan yang lama tertunda dengan Amerika Serikat. Ia mengatakan kelompok militan itu akan meningkatkan serangan.

Hari Selasa (30/9), para pejabat dari Afghanistan dan Amerika Serikat menanda-tangani persetujuan keamanan bilateral yang akan mengizinkan hampir 10 ribu personil sipil dan militer Amerika dan 2.000 lagi tentara NATO, untuk tinggal setelah batas waktu semula 31 Desember bagi pasukan internasional untuk meninggalkan negara tersebut.

Perjanjian itu mengizinkan koalisi asing untuk terus melatih pasukan keamanan Afghanistan dan menyerang operasi al-Qaida di negara itu.

Penanda-tanganan pakta keamanan dilakukan pada hari pertama Ashraf Ghani yang baru dilantik memegang jabatannya sebagai Presiden.

XS
SM
MD
LG