Tautan-tautan Akses

Bolivia Adakan Referendum


Seorang perempuan melewati lukisan dinding bertuliskan "Katakan pada Bolivia Ya," dalam bahasa Spanyol, mendukung Presiden Evo Morales, di El Alto, Bolivia, 20 Februari 2016.

Seorang perempuan melewati lukisan dinding bertuliskan "Katakan pada Bolivia Ya," dalam bahasa Spanyol, mendukung Presiden Evo Morales, di El Alto, Bolivia, 20 Februari 2016.

Bolivia mengadakan referendum hari Minggu (21/2) untuk memutuskan apakah akan mengamandemen UUD untuk mengizinkan Presiden Evo Morales mencalonkan diri lagi untuk masa jabatan ke-4 berturut-turut dalam tahun 2019. Rakyat pemilih terbagi dua sama kuat mengenai masalah itu sampai beberapa waktu yang lalu.

Namun sekarang, semakin banyak warga Bolivia mulai meragukan integritas presiden penduduk asli pertama negara tersebut setelah terungkap bahwa perusahaan di mana seorang mantan pacar Morales bekerja memenangkan kontrak yang sangat menguntungkan.

Juga terungkap pacarnya itu dan Morales melahirkan bayi tahun 2007 yang meninggal dunia kemudian karena sebab-sebab yang tidak dijelaskan.

Morales mengatakan tuduhan itu adalah siasat kotor yang bertujuan untuk mengalihkan perhatian dari prestasinya mengurangi kemiskinan ektrim dan memberdayakan penduduk asli yang mayoritas di negara itu dalam puluhan tahun ia memegang jabatan. [gp]

XS
SM
MD
LG