Tautan-tautan Akses

AS

Boeing Diperbolehkan Uji Sistem Baterai untuk Dreamliner


Pesawat Boeing 787 Dreamliner milik maskapai All Nippon Airways (ANA) melakukan pendaratan darurat di bandara Takamatsu, Jepang akibat mengalami gangguan baterai (16/1).

Pesawat Boeing 787 Dreamliner milik maskapai All Nippon Airways (ANA) melakukan pendaratan darurat di bandara Takamatsu, Jepang akibat mengalami gangguan baterai (16/1).

Para regulator di seluruh dunia melarang terbang 50 pesawat Boeing 'Dreamliner' pertengahan bulan Januari lalu setelah beberapa kasus gangguan pada baterainya.

Para pejabat keselamatan penerbangan Amerika Serikat mengatakan pabrik pesawat terbang Boeing boleh mulai menguji sistem baterai yang telah didesain ulang untuk pesawat Boeing 787 Dreamliner.

Para regulator di seluruh dunia melarang terbang 50 Dreamliner pertengahan bulan Januari yang lalu setelah baterai lithium pada dua pesawat Dreamliner menjadi panas dan terbakar, satu di Jepang dan satu di Amerika.

Boeing, pabrik pesawat terbang terbesar nomor dua di dunia, sekarang tengah mendesain kembali baterai itu untuk meminimalkan kemungkinan korsleting dan menambahkan sebuah sistem kemas baru untuk mencegah kerusakan pada pesawat jika baterai terbakar.

Dinas Penerbangan Federal Amerika memberitahu Boeing perusahaan tersebut boleh melakukan dua uji terbang untuk sistem baru itu.

Namun, Menteri Transportasi Amerika, Ray LaHood mengatakan Boeing tidak boleh menerbangkan kembali Dreamliner sebelum para regulator menyatakan bahwa pesawat itu aman. Jika pengetesan berjalan sukses, para pejabat industri mengatakan, Dreamliner dapat terbang kembali awal bulan Mei.

Menurut perkiraan, Boeing rugi 50 juta dolar setiap pekan selama Dreamliner tidak terbang.
XS
SM
MD
LG