Tautan-tautan Akses

Boeing Aplikasikan Sistem Penyimpanan Bersumber Energi Terbarukan


Sistem fuel cell oksida padat reversibel di Huntington Beach, California (Foto: Paul R. Pinner)

Sistem fuel cell oksida padat reversibel di Huntington Beach, California (Foto: Paul R. Pinner)

Boeing menyatakan telah menjadi perusahaan pertama yang mengembangkan dan memasang sistem untuk menyimpan kelebihan energi yang berasal dari sumber-sumber terbarukan dengan harga terjangkau.

Menyimpan tenaga listrik dalam jumlah besar untuk digunakan kemudian selalu menjadi permasalahan, karena baterai-baterai yang ada tidak cukup memadai untuk penyimpanan listrik dalam kapasitas besar.

Boeing menyatakan sistem berbentuk ringkas yang dikembangkannya menggunakan kelebihan tenaga listrik untuk mengekstraksi, mengkompresi, dan menyimpan hidrogen, satu dari elemen dengan potensi energi paling besar.

Berdasarkan permintaan, hidrogen disalurkan melalui apa yang disebut “fuel cells” di mana energi dikonversi menjadi tenaga listrik, dengan air bersih sebagai satu-satunya produk sampingan.

Sistem Fuel Cell Oksida Padat Reversibel yang telah beroperasi di Huntington Beach, Calif. (Foto: Paul R. Pinner)

Sistem Fuel Cell Oksida Padat Reversibel yang telah beroperasi di Huntington Beach, Calif. (Foto: Paul R. Pinner)

Unit keseluruhan dapat dimuat ke dalam peti kemas standar berukuran 20 kaki, menyimpan energi hingga 600 kilowatt/jam dan menghasilkan 50 kilowatt setiap kali.

Satu unit saat ini telah dipasang di fasilitas Angkatan Laut AS di Port Hueneme, California untuk keperluan pengujian dan evaluasi lebih lanjut.

Penyimpan energi berbasis fuel-cell, merupakan hasil kerjasama pengembangan bersama perusahaan Jerman Sunfire, cocok untuk aplikasi militer maupun komersil. [ww/es]

XS
SM
MD
LG