Tautan-tautan Akses

AS

Berupaya Jual Uranium, 5 Orang Ditangkap di Georgia


Penyelidik Georgia, Savle Motiashvili, dalam konferensi pers di Tbilisi, Georgia, 18 April 2016 (Foto: dok).

Penyelidik Georgia, Savle Motiashvili, dalam konferensi pers di Tbilisi, Georgia, 18 April 2016 (Foto: dok).

Pengadilan kota Tbilisi memerintahkan para tersangka untuk ditahan sebelum disidangkan. Mereka menghadapi ancaman hukuman lima hingga 10 tahun penjara jika didapati bersalah.

Dinas keamanan Georgia, Kamis (28/4) menyatakan telah menangkap lima warga Georgia yang berupaya menjual uranium.

Penyelidik Georgia, Savle Motiashvili, mengatakan kawanan tersebut ditangkap di sebuah apartemen di Kobuleti sewaktu mereka berusaha menjual bahan radioaktif tersebut.

U-238 dapat digunakan sebagai salah satu komponen dalam senjata nuklir.

Motiashvili mengatakan, mengingat pancaran sinar gamma dan jenis sumbernya, paparan langsung dalam jangka panjang terhadap materi itu membahayakan kehidupan dan kesehatan manusia.

Pengadilan kota Tbilisi memerintahkan para tersangka untuk ditahan sebelum disidangkan. Mereka menghadapi ancaman hukuman lima hingga 10 tahun penjara jika didapati bersalah.

Sebelumnya bulan ini, dinas keamanan Georgina menangkap tiga warga Armenia dan tiga warga Georgia karena secara tidak sah memiliki materi nuklir itu, kabarnya Uranium-238. Mereka dituduh berencana menjualnya seharga 200 juta dolar. [as/uh]

XS
SM
MD
LG