Tautan-tautan Akses

Bentrokan Pecah di Mali Utara


Tentara Mali menembaki militan Islamis di kantor walikota di Gao, Mali (21/2). (Foto: Reuters)

Tentara Mali menembaki militan Islamis di kantor walikota di Gao, Mali (21/2). (Foto: Reuters)

Bentrokan baru pecah di dua wilayah Mali utara, tempat pasukan Perancis dan Afrika mendukung upaya Mali mengusir militan Islamis dari kubu-kubu mereka yang masih tersisa.

Wartawan VOA melaporkan kelompok pemberontak etnis Tuareg MNLA sedang berjuang melawan kelompok bersenjata tak dikenal Sabtu (23/2) di dekat kota Tessalit.

Sehari sebelumnya, Jumat, sebuah bom mobil meledak di luar markas MNLA dekat Tessalit, menewaskan lima orang, termasuk dua tersangka pelaku bom bunuh diri itu.

Sementara itu, Presiden Perancis Francois Hollande mengatakan pasukan Perancis dan Chad memerangi militan di wilayah pegunungan Ifoghas, dekat perbatasan Aljazair. Kepada wartawan hari Sabtu, ia mengatakan, tentara percaya sejumlah besar "kelompok teroris" bersembunyi di daerah terpencil.

Pada Jumat, komando militer di Chad mengatakan 13 tentaranya dan 65 pemberontak Islamis tewas dalam pertempuran sengit di wilayah Ifoghas.

Chad memiliki sekitar 1.600 tentara di Mali.
XS
SM
MD
LG