Tautan-tautan Akses

Bentrokan Pasukan Perdamaian dan Demonstran di Bangui, 2 Tewas


Pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika dari Kamerun mengangkut seorang yang terluka dalam kerusuhan di Bangu (29/5).

Pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika dari Kamerun mengangkut seorang yang terluka dalam kerusuhan di Bangu (29/5).

Sedikitnya dua orang tewas dalam protes yang berakhir dengan kekerasan di ibukota Republik Afrika Tengah, Bangui hari Jumat (30/5).

Sedikitnya dua orang tewas dalam protes di ibukota Republik Afrika Tengah (CAR), di mana telah terjadi peningkatan kerusuhan dalam beberapa hari ini.

Dua orang tersebut tewas dalam insiden baku tembak di ibukota Bangui. Kantor berita Reuters mengatakan demonstran bersenjata melepaskan tembakan di pangkalan pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika asal Burundi, yang kemudian membalas dengan melepaskan tembakan ke arah demonstran.

Seorang wartawan setempat mengatakan kepada VOA demonstran menyerukan agar pasukan internasional melucuti senjata pemberontak Seleka yang sebagian besar Muslim dan militan anti-Balaka yang sebagian besar Kristen. Kelompok-kelompok tersebut dikaitkan dengan kekerasan di ibukota itu minggu ini.

Para demonstran juga menuntut agar pasukan militer nasional diaktifkan kembali seperti sebelum Presiden Francois Bozize digulingkan tahun lalu.

Hari Kamis, milisi anti-Balaka menghancurkan sebuah masjid di Bangui yang tampaknya sebagai pembalasan atas serangan terhadap sebuah gereja hari Rabu yang menewaskan setidaknya 15 orang.

Para saksi mata mengatakan orang-orang Muslim bersenjata melemparkan granat dan melepaskan tembakan ke dalam kompleks gereja di mana warga sipil mengungsi dari kerusuhan.
XS
SM
MD
LG