Tautan-tautan Akses

Bentrokan Hari Kedua di Mesir, Sedikitnya 9 Tewas


Para demonstran Mesir berlarian dari kejaran polisi di Kairo (17/12). Sedikitnya 8 orang tewas dalam bentrokan antara polisi dan demonstran Mesir.

Para demonstran Mesir berlarian dari kejaran polisi di Kairo (17/12). Sedikitnya 8 orang tewas dalam bentrokan antara polisi dan demonstran Mesir.

Bentrokan antara polisi Mesir dan para demonstran yang melemparkan batu telah memasuki hari kedua, di mana sedikitnya sembilan orang tewas dan lebih dari 300 lainnya luka-luka.

Tentara Mesir melempar batu-batu ke arah para demonstran dari atap sebuah bangunan di dekat gedung parlemen di Kairo, dan menggunakan semprotan air untuk membubarkan kerumunan massa.

Para demonstran yang menuntut diakhirinya kekuasaan militer, membangun sejumlah barikade untuk melindungi diri mereka.

Perdana Menteri Mesir Kamal el-Ganzouri dalam pidato di televisi mengatakan, pasukan keamanan berusaha melindungi gedung-gedung tersebut.

Banyak warga Mesir ingin agar aksi kekerasan segera berakhir.

Aksi kekerasan ini terjadi setelah penyelenggaraan pemilu parlemen putaran kedua, pemilu pertama sejak tergulingnya Presiden Hosni Mubarak bulan Februari lalu.

Kantor berita Mesir MENA mengatakan Partai Keadilan dan Kebebasan pimpinan Ikhwanul Muslimin dan Partai Al-Nur Salafi yang ultra-konservatif tampaknya meraup banyak suara dalam pemilu hari Senin dan Selasa lalu. Kedua partai Islam terbesar itu mendominasi pemilu putaran pertama bulan November lalu.

Dewan Militer Mesir yang berkuasa mengatakan pihaknya hanya akan mengundurkan diri setelah seorang presiden terpilih pada akhir bulan Juni, setelah serangkaian pemilu parlemen.

Dalam pidato melalui televisi, Perdana Menteri Mesir Kamal el-Ganzouri mengatakan sejumlah demonstrasi baru-baru ini tidak terkait dengan revolusi yang menyebabkan pengunduran diri Presiden Hosni Mubarak.

XS
SM
MD
LG