Tautan-tautan Akses

Bentrokan Demonstran dan Polisi Mesir, Sedikitnya 50 Tewas


Demonstran anti pemerintah berlarian di jalanan Kornish El Nile, dekat Lapangan Tahrir di Kairo setelah polisi Mesir menembakkan gas air mata (6/10).

Demonstran anti pemerintah berlarian di jalanan Kornish El Nile, dekat Lapangan Tahrir di Kairo setelah polisi Mesir menembakkan gas air mata (6/10).

Kedua pihak saling melempar batu dan bom bensin, juga terdengar suara tembakan senjata ringan.

Pejabat-pejabat Mesir mengatakan sedikitnya 50 orang tewas dan lebih dari 200 lainnya luka-luka dalam bentrokan antara polisi dan pendukung presiden terguling Mohammed Morsi, Minggu (6/10).

Aksi kekerasan umumnya terjadi di Kairo. Bentrokan di jalan-jalan pecah antara kelompok Islamis dan kelompok pro-militer yang sedang memperingati 40 tahun perang Arab-Israel.

Kedua pihak saling melempar batu dan bom bensin, juga terdengar suara tembakan senjata ringan. Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan pendukung Morsi.

Aksi kekerasan hari Minggu ini adalah yang terburuk sejak penumpasan terhadap para pendukung Morsi Agustus lalu yang menewaskan ratusan orang.

Pemerintah sementara Mesir yang didukung militer tadinya berharap bisa memanfaatkan peringatan pada Minggu ini untuk menunjukkan dukungan rakyat pada pemimpin militer Jendral Abdel Fatah el-Sissi. Tetapi kelompok Ikhwanul Muslimin yang pro-Morsi juga melangsungkan demonstrasi tandingan dengan membawa spanduk-spanduk bertuliskan “Tolak Kudeta”.

Militer menggulingkan Presiden Mohammed Morsi pada 3 Juli lalu dan membentuk pemerintah sementara yang berjanji akan mengubah konstitusi dan menyelenggarakan pemilu baru.
XS
SM
MD
LG