Tautan-tautan Akses

Benin Lantik Patrice Talon sebagai Presiden Baru


Patrice Talon (kiri) pada upacara pengambilan sumpah sebagai Presiden Benin di stadion Charles de Gaulle, Porto-Novo, Benin Rabu (6/4).

Patrice Talon (kiri) pada upacara pengambilan sumpah sebagai Presiden Benin di stadion Charles de Gaulle, Porto-Novo, Benin Rabu (6/4).

Patrice Talon (57 tahun) dilantik menjadi presiden baru Benin di stadion Charles de Gaulle, ibukota Porto-Novo, hari Rabu (6/4).

Patrice Talon dilantik menjadi presiden baru Benin hari Rabu (6/4), sehingga merampungkan pergantian kekuasaan secara damai di negara di Afrika Barat itu.

Di hadapan 20.000 massa di ibukota Porto-Novo, Talon mengatakan akan memberantas korupsi dan teroris, serta memupuk pertumbuhan ekonomi. Ia juga menyampaikan kembali janji untuk mengundurkan diri setelah menjalankan satu masa jabatan saja.

Meskipun Benin mengijinkan pemimpin mereka menjabat selama dua kali, Talon menyampaikan keprihatinan bahwa berkuasa selama 10 tahun akan membuat pemimpin terlena, dan mengatakan akan bekerja untuk membatasi masa jabatan presiden mendatang hanya satu kali saja.

Benin adalah oase stabilitas dan demokrasi di kawasan Afrika Barat yang bermasalah, di mana sebagian besar negara tetangganya dalam beberapa tahun ini berjuang menghadapi kudeta, kerusuhan politik dan pemberontakan Boko Haram.

Talon mengatakan ia bertekad menjunjung reputasi Benin sambil memperkuat ekonomi dan melawan teroris. “Saya akan menjadikan diplomasi sebagai instrumen kerjasama dalam pembangunan,” tegasnya.

Benin adalah anggota gugus tugas multinasional yang berkomitmen melawan Boko Haram. [em]

XS
SM
MD
LG